BPS Bantah Data Sensus Ekonomi 2026 Digunakan untuk Pajak
Badan Pusat Statistik (BPS) meluruskan anggapan yang beredar di masyarakat terkait Sensus Ekonomi 2026.
BPS menegaskan seluruh data yang dikumpulkan tidak digunakan untuk kepentingan perpajakan atau pungutan lainnya.
>>> Harga Emas Antam Kembali Turun, Kini Rp2.630.000 per Gram
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan penegasan itu dan meminta masyarakat tidak ragu menerima kedatangan petugas sensus.
Menurutnya, data yang dihimpun hanya dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan statistik dan kebijakan pembangunan nasional.
"Data yang kami kumpulkan ini nanti akan memberikan manfaat yang luar biasa kepada masyarakat. Masyarakat akan terdata artinya mereka akan punya suara untuk kebijakan," kata Amalia.
Ia menambahkan, jika masyarakat terdata, mereka tidak akan terlewat mendapatkan intervensi kebijakan dari pemerintah.
Amalia menegaskan kerahasiaan seluruh data responden dijamin penuh oleh BPS.
>>> IHSG Dibuka Anjlok 1%, Sebanyak 208 Saham Melemah
Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir jika diminta memberikan informasi kepada petugas sensus.
Menurut Amalia, keberadaan data yang akurat menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam menyusun program yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan data yang lengkap, pemerintah dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas.
Amalia mengajak masyarakat mendukung Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas yang datang melakukan pendataan.
>>> Hotman Paris Tantang Pacar Sarwendah Buktikan Klaim Rp500 Miliar
Ia berharap partisipasi aktif masyarakat dapat menghasilkan data statistik ekonomi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan nasional.
Update Terbaru
Ronald Koeman Mundur Usai Belanda Tersingkir, KNVB Tempuh Jalur Hukum Lawan Rasisme
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Amerika Enggan Cairkan Dana Beku Iran US$6 Miliar, Sebut Tak Sesuai Perjanjian
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Chris Brown Diperintahkan Bayar Rp13 Miliar Akibat Serangan Anjing
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Jadwal Baru Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Hydration Break Dihapus
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Prabowo Sematkan Tanda Kehormatan Samkaryanugara ke 2 Satker dan 10 Polda
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Pernikahan Taylor Swift di MSG: Biaya Polisi Capai Rp2,5 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
KPK Sita Aset Ketum Pemuda Pancasila Japto Terkait Kasus Rita
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Mulai Hari Ini, Turis Pulang dari Jepang Bayar Pajak Rp330 Ribu
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
BTS Kukuhkan Posisi di Billboard, Artis HYBE Juga Bersinar
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
Anggota DPR Usul Pebalap Liar di JLNT Dihukum Sita Motor dan Penjara
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
5 Rekor Mbappe usai Cetak Brace di Prancis vs Swedia
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB






