Pemerintah Amerika Serikat (AS) menegaskan belum akan mencairkan dana beku milik Iran senilai US$6 miliar.

Teheran dinilai belum memenuhi seluruh ketentuan dalam nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati kedua negara.

>>> Chris Brown Diperintahkan Bayar Rp13 Miliar Akibat Serangan Anjing

Seorang pejabat AS di Washington menyatakan hingga saat ini tidak ada satu dolar pun dari aset tersebut yang dilepaskan.

Dana itu sebelumnya menjadi bagian dari kesepakatan untuk mendorong implementasi MoU antara Washington dan Teheran.

"Tidak ada dana beku yang telah dicairkan dan tidak akan dicairkan kecuali mereka memenuhi persyaratan dalam MoU.

Tidak ada yang diberikan secara cuma-cuma, semuanya terkait tolok ukur yang ditetapkan," ujar pejabat tersebut, dikutip dari New York Post, Rabu (1/7).

Menurut AS, Iran sebelumnya meminta agar seluruh dana dibayarkan sekaligus setelah penandatanganan MoU. Namun permintaan itu ditolak Washington.

AS hanya bersedia memberikan pencairan secara bertahap sesuai perkembangan implementasi kesepakatan oleh Iran.

Pembayaran nantinya tidak diberikan langsung kepada pemerintah Iran, melainkan disalurkan kepada pemasok untuk pembelian barang-barang tertentu.

"Pada awal pembicaraan, mereka menuntut agar dana dan aset beku dicairkan begitu MoU ditandatangani.

Kami menolak dan akhirnya mereka mengakui tidak akan menerima uang sebelum memenuhi kewajiban," kata pejabat tersebut.

Perselisihan pencairan dana kembali mencuat saat Utusan Khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner tiba di Doha, Qatar.

>>> Jadwal Baru Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Hydration Break Dihapus

Kedatangan mereka menjelang pertemuan tidak langsung dengan delegasi Iran yang akan membahas mekanisme pencairan aset beku.

Meski Iran membantah tengah berunding langsung dengan AS, Wakil Presiden AS JD Vance menilai perbedaan itu lebih merupakan strategi diplomasi Teheran.