Fase gugur Piala Dunia 2026 terancam diganggu cuaca ekstrem. Gelombang panas diprediksi melanda wilayah Pantai Timur dan Midwest Amerika Serikat.

Suhu di sejumlah kota tuan rumah diperkirakan mencapai 38°C, dengan suhu terasa melampaui 43°C. Kondisi ini bertepatan dengan laga 32 besar hingga 16 besar.

>>> Flashback 1998: Norwegia Pernah Tumbangkan Brasil, Bakal Terulang di Piala Dunia 2026?

Kota-kota seperti Boston, Philadelphia, dan Kansas City masuk dalam wilayah terdampak. Meteorolog Geoff Cornish menyebut fenomena ini sebagai gelombang panas yang tidak terjadi setiap tahun.

"Ini adalah gelombang panas intens, seperti yang tidak kita lihat setiap tahun," ujar Cornish dikutip dari TycSport. Ia memperingatkan dampak serius terhadap pemain dan jalannya pertandingan.

National Weather Service (NWS) juga mengeluarkan peringatan resmi terkait risiko kesehatan.

NWS menegaskan bahwa suhu ekstrem dapat berbahaya, terutama bagi mereka yang tidak memiliki perlindungan dan hidrasi yang cukup.

>>> 3 Tips Memilih Waktu Terbang agar Terhindar dari Jet Lag

"Panas ini bisa berakibat fatal bagi mereka yang tidak memiliki pendinginan dan cairan yang memadai," tulis NWS dalam peringatannya.

Timnas Prancis Terdampak Langsung

Timnas Prancis menjadi salah satu yang berpotensi terdampak langsung.

Kylian Mbappe dkk dijadwalkan menghadapi Swedia di MetLife Stadium dengan suhu sekitar 31°C saat kickoff, Selasa (1/7/2026) waktu setempat.

>>> 3 Tips Memilih Waktu Terbang untuk Hindari Jet Lag

Jika lolos, Prancis kemungkinan kembali bermain dalam kondisi lebih panas saat menghadapi Paraguay di Philadelphia. Laga tersebut diprediksi berlangsung dengan suhu mendekati 37°C.