Kekalahan mengejutkan Jerman dari Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menyisakan sorotan tajam.

Striker muda Nick Woltemade menjadi pusat perhatian usai gagal mengeksekusi penalti krusial dalam adu tos-tosan.

>>> PN Jakpus Buka Suara soal Hakim Langsung Tutup Sidang Vonis Nadiem

Woltemade tampak terpukul usai pertandingan. Ia memilih bungkam dan berjalan cepat meninggalkan area mixed zone dengan kepala tertunduk, menghindari pertanyaan media.

Penampilan sang penyerang memang jauh dari harapan sepanjang turnamen. Dalam tiga laga fase grup, pemain berusia 24 tahun itu bahkan tidak mendapatkan satu menit bermain.

Kesempatan baru datang di laga hidup-mati melawan Paraguay. Namun, momen tersebut justru berakhir pahit setelah ia gagal menjalankan tugas sebagai algojo penalti.

Kritik Tajam untuk Nagelsmann

Salah satu pundit Jerman, Fritzy Kromp, menilai kegagalan itu tak lepas dari keputusan pelatih Julian Nagelsmann. Ia menyebut penanganan terhadap Woltemade justru merusak kepercayaan diri sang pemain.

“Bahwa Woltemade, yang baru bermain pertama kali di laga knockout, gagal penalti penting, itu sebenarnya bisa dipahami,” ujar Kromp.

“Dia seperti ‘dibunuh’ secara mental oleh keputusan pelatih.”

>>> 7 Tanda Anak Sensitif, Bukan Berarti Lemah dan Manja

Kromp menegaskan, rotasi pemain yang dilakukan Nagelsmann sebelumnya memberi sinyal negatif kepada Woltemade.

Kromp merasa sang striker tidak lagi dipercaya, meski berperan penting dalam membawa Jerman lolos ke Piala Dunia.

“Pelatih dengan keputusannya. Hari ini kamu butuh dia, tapi dia tidak berfungsi.

Itu membuat saya terdiam. Mereka bukan mesin,” lanjutnya.

Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung pada mental pemain. Saat menghadapi Paraguay, Woltemade terlihat ragu dan tidak percaya diri saat mengambil penalti melawan kiper Orlando Gill.

>>> Pertamina Turunkan Harga Avtur 14 Persen Mulai 1 Juli 2026

Padahal, di level klub bersama Newcastle United, ia dikenal sebagai eksekutor penalti yang dingin dan akurat.