Lloyds Banking Group mengumumkan pada 1 Juli 2026 bahwa semua akun nasabah Halifax dan operasi broker akan dialihkan ke merek Lloyds pada awal 2027.

Langkah ini merupakan bagian dari penyederhanaan portofolio keuangan grup.

>>> Prakiraan Cuaca Cerah untuk Grand Prix Inggris 2026 di Silverstone

Rencana restrukturisasi multi-fase ini menyasar cabang ritel dan jaringan perantara hipotek. Tujuannya adalah menciptakan bisnis hipotek perantara terbesar yang terpadu di Inggris.

Mulai 7 Juli 2026, broker akan mendapatkan akses ke diskon hipotek Lloyds Premier Current Account untuk hipotek Halifax.

Ini memungkinkan mereka menulis bisnis transfer produk dari nasabah Lloyds yang sudah ada untuk pertama kalinya.

Grup juga berkomitmen mempertahankan waktu penyelesaian dokumen 24 jam dengan protokol eskalasi instan selama konsolidasi struktural.

Komitmen terhadap Broker

Managing Director of Intermediaries Esther Dijkstra menekankan arah strategis jangka panjang.

"Broker memainkan peran penting dalam membantu nasabah membuat keputusan keuangan, dan kami menunjukkan betapa pentingnya kemitraan itu dengan pengumuman hari ini," ujarnya.

Restrukturisasi juga mencakup rebranding BM Solutions menjadi Lloyds Intermediaries di masa mendatang. "Tidak ada perubahan pada BDM atau dukungan yang kami berikan, bisnis seperti biasa.

>>> Rekor Gila Erling Haaland di Piala Dunia 2026: Tembus 60 Gol Internasional Tercepat

Kami telah mendengarkan masukan dan membuat diskon Lloyds Premier tersedia," kata Dijkstra.

Organisasi induk mengonfirmasi bahwa nomor akun, sort code, dan aplikasi seluler Halifax akan tetap sama selama transisi jaringan ritel.

Sebanyak 190 dari 531 cabang Halifax yang ada akan diubah merek atau digabung ke lokasi Lloyds terdekat sepanjang 2027.

Pejabat mengonfirmasi bahwa pergeseran ini tidak akan menyebabkan pemotongan pekerjaan atau penutupan cabang secara langsung.