MenPAN RB Dorong Integrasi AI dalam Tata Kelola GCG untuk Bangun Kepercayaan Publik

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Rini Widyantini, mendorong integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam digitalisasi layanan publik.
Hal ini disampaikan dalam gelaran Warta Ekonomi, The 5th Indonesia Excellence Good Corporate Governance (GCG) Awards 2026, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
>>> Peta Buatan Ayah 80 Tahun Lalu Membawa Pria Ini Temukan Harta Karun Keluarga
Rini menekankan bahwa tata kelola yang baik (GCG) harus bersinergi dengan tata kelola pemerintahan yang baik (GGG).
Menurutnya, GCG kini tidak lagi sekadar instrumen kepatuhan regulasi, melainkan harus menjadi fondasi krusial bagi keberlangsungan operasional dan daya saing.
"Karena good corporate governance itu tidak lagi sekadar menjadi bagian dari kepatuhan, tetapi juga menjadi license to operate dan sumber keunggulan strategis," jelas Rini dalam sambutannya, dikutip Rabu (1/7/2026).
Rini menilai rancangan tata kelola masa depan sangat krusial dalam menghadapi era disrupsi AI global.
Namun, ia mengingatkan agar tata kelola digitalisasi dan AI dikaji lebih matang sehingga tidak terjebak dalam fenomena "Experimentation Trap".
>>> Gua Chauvet: Mahakarya Seni Tertua Manusia yang Terkunci 21.000 Tahun
"Meskipun data EY Indonesia 2025 menunjukkan 57% perusahaan memprioritaskan Generative AI, banyak yang terjebak dalam eksperimentasi tanpa akuntabilitas komersial dan tata kelola yang jelas," ujarnya.
Sementara itu, CEO sekaligus Chief Editor Warta Ekonomi, Muhamad Ihsan, mengatakan GCG saat ini menjadi instrumen strategis penentu keberlangsungan usaha dalam lanskap bisnis 2026.
Kementerian PAN RB berkomitmen terus berbagi pengalaman mengenai langkah strategis pemerintah dalam merancang ekosistem birokrasi yang adaptif.
"Mengapa pemerintahan digital ini menjadi sangat penting? Karena kita mau membangun trust dari masyarakat.
>>> 5 Tips Feng Shui Kompor Dapur Pembawa Rezeki, Hindari Menghadap ke Area Ini
Masyarakat tidak mengalami pemerintah melalui sistem, mereka mengalaminya dari momen-momen kehidupan," tegas Rini.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






