Konsol 3DO, salah satu sistem game paling ikonik era 1990-an, dikabarkan akan kembali setelah 33 tahun. Namun, rencana kebangkitan ini langsung menuai kontroversi.

Pengumuman mengejutkan muncul dari Empire Interactive melalui LinkedIn. Penerbit asal Inggris itu mengklaim telah memperoleh merek dagang dan sebagian hak kekayaan intelektual The 3DO Company.

>>> Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru

The 3DO Company didirikan oleh Trip Hawkins, pendiri EA.

Perusahaan itu awalnya ingin menyaingi Nintendo dan Sega dalam perang konsol, dengan dukungan Panasonic, AT&T, Time Warner, dan LG.

Konsol 3DO dikenal sebagai konsol 3D pertama di pasaran.

Namun, harga jualnya yang mencapai 700 dolar AS dan model bisnis yang rumit membuatnya kalah bersaing setelah PS1 dirilis.

Perusahaan kemudian beralih ke penerbitan perangkat lunak sebelum akhirnya bangkrut pada 2003. Kini, Empire Interactive yang sudah tutup sejak 2009 kembali muncul dengan klaim kepemilikan baru.

Siapa di Balik Empire Interactive yang Baru?

Empire Interactive yang sekarang dijalankan oleh Işık Şekercigil. Sedikit yang diketahui tentang latar belakangnya, dan ia mengaku tidak berasal dari era game retro.

Şekercigil mengatakan keahliannya di industri game mobile modern.

Ia mengakuisisi merek Empire Interactive melalui firma hukum dan menyebutnya sebagai aset merek, bukan portofolio kekayaan intelektual aktif.

>>> Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi

Hingga saat ini, Empire Interactive belum mengungkapkan IP 3DO mana yang dimilikinya. Şekercigil menyebut hal itu disengaja karena sedang dalam negosiasi aktif untuk salah satu properti bersejarah 3DO.

Namun, klaim tersebut langsung dipertanyakan.

Throwback Entertainment, perusahaan lain, menyatakan bahwa mereka memiliki merek dagang, aset, dan domain 3DO, dan belum menjualnya kepada Empire Interactive.