Volkswagen (VW) AG yang tengah menghadapi tekanan keuangan didorong untuk menjual Ducati sebagai salah satu opsi mendapatkan dana segar.

Langkah ini dinilai bisa membantu perbaikan portofolio dan percepatan transisi ke kendaraan listrik.

>>> Daftar 6 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Pada akhir Juni, VW telah melepas 51 persen saham Everllence, anak usaha di bidang mesin kapal dan turbin, ke Bain Capital.

Transaksi senilai sekitar €7,4 miliar itu disebut mendorong para bankir investasi mengusulkan penjualan merek-merek bernilai tinggi di grup VW, termasuk Ducati atau melepas Lamborghini ke bursa.

Ducati dipandang sebagai salah satu aset nonmobil paling bernilai di grup VW.

Pabrikan asal Bologna ini masih menikmati permintaan kuat, profitabilitas sehat, dan citra premium berkat model-model motornya serta kiprah di MotoGP dan World Superbike.

Di MotoGP, Ducati tengah mendominasi dengan meraih enam gelar konstruktor beruntun. Setiap juara dunia sejak 2022 menunggang motor Desmosedici buatannya.

Ducati baru saja meneken perjanjian komersial yang mengikatnya berlaga di MotoGP hingga minimal 2031.

Nilai dan daya tarik besar itulah yang membuat Ducati dinilai bisa memancing tawaran tinggi jika dijual. Namun, belum ada keputusan resmi dari VW untuk menjual Ducati.

Obral Aset VW

Penjualan Everllence hanyalah bagian dari rangkaian obral aset VW.

Sebelumnya, VW menjual rumah desain Italdesign pada Desember lalu, serta melepas saham di Bugatti Rimac dan Rimac Group tahun ini.

>>> Fakta-Fakta Vonis Kasus Laptop Nadiem Makarim

Langkah ini berlangsung di tengah tekanan keuangan berat. VW disebut bersiap memangkas hingga 100.000 pekerjaan atau sekitar seperenam tenaga kerjanya, serta menutup empat pabrik.