Penulis dan kreator televisi Taylor Sheridan menceritakan perjalanan kariernya dari aktor biasa menjadi showrunner Hollywood dalam debutnya di acara "The Howard Stern Show" pada Selasa, 30 Juni 2026.

Sheridan hadir untuk mempromosikan buku perdananya yang berjudul "How To Not Die In Prison: A Survival Guide" sambil merefleksikan keputusan karier yang membentuk kerajaan televisinya yang bernilai miliaran dolar.

>>> Pasangan Hollywood Hadapi Sorotan Publik Akibat Dugaan Keretakan Rumah Tangga

Perselisihan Gaji di Sons of Anarchy

Sheridan menjelaskan bahwa perselisihan gaji di drama motor FX "Sons of Anarchy" menjadi titik balik yang mendorongnya keluar dari dunia akting.

Ia memerankan Deputy David Hale selama dua musim.

"Saya sudah menerima pukulan," kata Sheridan.

"Pukulan terburuk, yang juga merupakan anugerah terbesar yang pernah saya dapatkan, adalah saat musim 2 Sons of Anarchy berakhir.

Saya seorang aktor dengan bayaran minimum."

Ia mengaku harus bekerja sampingan karena gajinya tidak cukup untuk membayar sewa dan biaya hidup.

Setelah musim 2, ia meminta kenaikan gaji sebesar $20.000 agar setara dengan pemain reguler lainnya.

Namun, tawaran yang diterima hanya $15.000 untuk 10 episode yang dijamin. Seorang perwakilan jaringan bahkan mengatakan bahwa Sheridan mudah digantikan.

Karakternya pun dibunuh di episode perdana musim 3 pada 2010.

Penolakan itu mendorong Sheridan untuk mengambil kendali kreatif penuh dalam bercerita. Ia memulai debut penulisan skenarionya pada 2015 dengan film "Sicario" sebelum meluncurkan "Yellowstone" dan delapan serial lainnya.

"Sebut saja itu harga diri atau ego atau integritas, tapi saya sadar bahwa saya sudah mencapai batas kemampuan saya sebagai aktor di industri ini," ujarnya.