Irak Tangkap 47 Pejabat Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Pasukan Keamanan Irak menangkap 47 pejabat dalam penggerebekan besar-besaran yang menargetkan praktik korupsi. Operasi ini melibatkan anggota parlemen dan pejabat tinggi lainnya.
Komisi Integritas Federal Irak menyatakan langkah tegas ini dilakukan untuk melaksanakan surat perintah penangkapan terhadap individu yang diduga menyalahgunakan dana publik.
>>> Survei: Banyak Bank Sentral Dunia Mulai Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS
Badan tersebut menegaskan semua tindakan sesuai hukum.
Kantor berita Irak, INA, melaporkan mereka yang ditangkap mencakup 15 anggota parlemen, 12 di antaranya anggota aktif. Wakil Menteri Perminyakan untuk urusan distribusi Ali Maarej juga ikut ditangkap.
Anggota parlemen yang ditangkap berasal dari blok politik Syiah Koalisi Rekonstruksi dan Pembangunan serta pemimpin aliansi Sunni Al Azm.
Penangkapan ini mendapat persetujuan Ketua Parlemen Haybat al-Halbousi.
>>> Daftar 16 Negara Bebas Visa Indonesia, Turun Drastis dari 169 Negara
Berdasarkan hukum Irak, ketua parlemen memiliki wewenang mengambil tindakan tersebut saat parlemen dalam masa cuti legislatif.
Sejumlah sumber menyebut penangkapan ini berdasarkan pengakuan wakil menteri perminyakan yang ditangkap sebelumnya, Adnan Al Jumaili.
Otoritas Irak telah menyita US$86 juta tunai sebagai bukti dugaan korupsi Al Jumaili.
Penggerebekan ini juga mendapat restu Perdana Menteri baru Ali Al Zaidi, yang berjanji memberantas korupsi sejak menjabat.
>>> Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT Bhayangkara ke-80
Para aktivis antikorupsi mengkritik struktur politik Irak yang dinilai dibangun di atas praktik korupsi. Mereka menilai partai dan politisi menggunakan jaringan patronase untuk menjarah sumber daya negara.
Update Terbaru
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Perempuan Disabilitas Berdaya: Karya dari Daerah Tembus Panggung Jakarta
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Aturan Minum Magnesium yang Benar agar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB






