Seorang pria berusia 75 tahun yang secara hukum mengganti namanya menjadi 'Santa Claus' ditangkap polisi di Kenner, Louisiana, Amerika Serikat, karena diduga mencoba bertemu dengan seorang remaja untuk berhubungan seks.

Penangkapan terjadi dalam operasi penyergapan yang dilakukan oleh Kepolisian Kenner (KPD) pekan lalu.

>>> Mantan Bintang 'Bachelorette' DeAnna Pappas Menang Gugatan Uang dari Mantan Suami

Santa Claus kini menghadapi dua tuduhan berat, yaitu memfasilitasi pertemuan dengan anak di bawah umur melalui komputer dan perilaku tidak senonoh terhadap anak.

Menurut pernyataan resmi KPD, Santa Claus diduga menghubungi seorang agen polisi yang menyamar sebagai anak berusia 15 tahun.

Dalam percakapan tersebut, ia disebut membahas rencana melakukan tindakan seksual dengan remaja fiktif itu.

>>> Amad Diallo Sebut Piala Dunia 2026 Jadi Pelajaran Berharga bagi Pantai Gading

Polisi menyebut penampilan fisik Santa Claus yang menyerupai tokoh Sinterklas—dengan rambut putih tebal dan janggut lebat—sangat mengkhawatirkan mengingat ia berusaha berhubungan seks dengan seorang anak laki-laki.

Besar jaminan untuk masing-masing tuduhan ditetapkan sebesar 20.000 dolar AS. Santa Claus saat ini masih ditahan di penjara setempat.

>>> Kisah Orlando Gill: Dari Penjual Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026

Kasus ini mengejutkan masyarakat setempat, mengingat nama 'Santa Claus' identik dengan sosok yang membawa kebahagiaan bagi anak-anak. Polisi menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi.