Amad Diallo Sebut Piala Dunia 2026 Jadi Pelajaran Berharga bagi Pantai Gading
Langkah Timnas Pantai Gading di Piala Dunia 2026 harus terhenti lebih cepat dari yang diharapkan.
Namun, turnamen ini dinilai menjadi batu loncatan penting bagi generasi baru skuad Les Elephants.
>>> Kisah Orlando Gill: Dari Penjual Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026
Winger andalan Pantai Gading, Amad Diallo, menegaskan bahwa pengalaman perdana di panggung tertinggi sepak bola dunia ini akan membentuk mentalitas tim yang lebih kuat ke depan.
Kekurangan jam terbang internasional di level tertinggi terbukti menjadi pembeda utama saat mereka dipaksa menyerah oleh kematangan taktik lawan.
"Kami hanya bisa belajar dari turnamen ini, karena bagi kebanyakan dari kami, ini adalah Piala Dunia pertama kami," ujar Amad, Rabu (1/7/2026).
Ketatnya persaingan langsung terasa saat Pantai Gading takluk 1-2 dari Norwegia pada babak 32 besar di Stadion AT&T, Arlington.
Dua gol kemenangan Norwegia dilesakkan oleh Antonio Nusa dan bomber maut Erling Haaland. Amad Diallo sebenarnya sempat memperpanjang napas timnya lewat gol penyeimbang yang menumbuhkan harapan.
Meski begitu, kelengahan di menit-menit krusial babak kedua menghancurkan impian Pantai Gading untuk melangkah lebih jauh.
>>> Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Samai Messi, Haaland Mengekor
Kekecewaan Amad Diallo
Amad Diallo tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya karena merasa timnya punya modal yang cukup untuk menang.
"Kami kecewa dengan kekalahan ini karena kami tahu kami memiliki banyak pemain hebat yang dapat membuat perbedaan kapan saja dalam pertandingan," jelas Amad.
"Kami bermain melawan tim dengan pemain-pemain luar biasa, tetapi kami kebobolan gol menjelang akhir pertandingan, dan kami menyesal tersingkir dengan cara ini," pungkasnya.
Kegagalan menyakitkan ini sekaligus memperpanjang tren negatif bagi keterwakilan sepak bola Afrika di kompetisi global edisi kali ini.
Pantai Gading kini tercatat sebagai negara Afrika kedua yang angkat koper dari turnamen pasca-kandasnya Tunisia di fase grup.
>>> Koleksi Cap dari 21 Museum di Indonesia Lewat Museum Passport
Sebelumnya, Tunisia harus menyudahi ambisi mereka lebih awal setelah gagal bersaing dengan kontestan lain di babak penyisihan.
Update Terbaru
Chris Brown Diperintahkan Bayar Rp13 Miliar Akibat Serangan Anjing
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Jadwal Baru Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Hydration Break Dihapus
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Prabowo Sematkan Tanda Kehormatan Samkaryanugara ke 2 Satker dan 10 Polda
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Pernikahan Taylor Swift di MSG: Biaya Polisi Capai Rp2,5 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
KPK Sita Aset Ketum Pemuda Pancasila Japto Terkait Kasus Rita
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Mulai Hari Ini, Turis Pulang dari Jepang Bayar Pajak Rp330 Ribu
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
BTS Kukuhkan Posisi di Billboard, Artis HYBE Juga Bersinar
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
Anggota DPR Usul Pebalap Liar di JLNT Dihukum Sita Motor dan Penjara
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
5 Rekor Mbappe usai Cetak Brace di Prancis vs Swedia
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB






