Kiper Paraguay, Orlando Gill, menjadi pahlawan setelah membawa timnya menyingkirkan Jerman melalui adu penalti dramatis di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Gill menggagalkan eksekusi krusial lawan dan memastikan langkah Paraguay ke babak berikutnya. Kemenangan ini sekaligus menciptakan sejarah baru bagi sepak bola Paraguay.

>>> Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Samai Messi, Haaland Mengekor

Perjalanan kiper berusia 26 tahun itu penuh perjuangan.

Lahir di San Lorenzo, Gill pernah menjual pakaian, sepatu, bahkan jersey kenangan tim nasional junior untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Dia menjual semuanya," kenang sang istri, Melissa Ávalos, tentang masa sulit saat anak mereka mengalami masalah kesehatan, seperti dilansir O Globo.

Dari Gelandang ke Kiper

Dengan tinggi 1,99 meter, Gill dijuluki "Courtois Paraguay" karena gaya bermainnya yang mirip Thibaut Courtois. Namun, ia tidak selalu menjadi kiper.

Kariernya dimulai sebagai gelandang sebelum akhirnya menemukan tempat di bawah mistar. Kesempatan besar datang saat bergabung dengan San Lorenzo di Argentina pada akhir 2023.

>>> Koleksi Cap dari 21 Museum di Indonesia Lewat Museum Passport

Sempat bermain di tim cadangan, Gill perlahan menembus skuad utama dan menjadi pilihan utama pada musim 2025.

Namanya mulai dikenal setelah tampil gemilang dalam adu penalti melawan Argentinos Juniors.

Ia menepis tendangan Maximiliano Romero dan membawa timnya melaju ke semifinal. Performa konsisten itu membuka jalan ke tim nasional Paraguay.

Gill menjalani debut internasional pada September 2025 dalam kemenangan 1-0 atas Peru. Kurang dari setahun kemudian, ia mencatatkan momen terbesar dalam kariernya.

>>> Uji Coba Tabung Merah Putih Pengganti LPG Gas Melon Dimulai Juli 2026

Dari seorang pemain yang pernah menjual semua miliknya, Gill kini menjadi simbol harapan Paraguay di Piala Dunia 2026.