Apple Lobi AS Agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan
Lonjakan harga chip memori dan meningkatnya kebutuhan kecerdasan buatan (AI) mulai menekan industri teknologi global.
Kondisi ini berpotensi memengaruhi biaya produksi smartphone, laptop, hingga perangkat AI dalam beberapa tahun ke depan.
>>> Komdigi dan Meta Bentuk Tim Khusus Berantas Spam Judi Online di Instagram dan Facebook
Apple dikabarkan tengah melobi pemerintah Amerika Serikat agar dapat membeli chip DRAM dari produsen asal China, ChangXin Memory Technologies (CXMT).
Langkah ini diambil setelah harga DRAM dari Samsung dilaporkan melonjak hingga 100 persen pada awal tahun.
Informasi tersebut diungkap analis industri teknologi Ming-Chi Kuo.
Ia menyebut persoalan ini tidak lagi sekadar kenaikan harga, melainkan telah berkembang menjadi ancaman krisis pasokan memori yang diperkirakan berlangsung hingga 2027.
"Apple secara aktif berupaya agar CXMT tidak dimasukkan ke dalam Daftar Entitas AS sehingga perusahaan dapat membeli chip DRAM dari mereka," tulis Ming-Chi Kuo dalam unggahannya di platform X, dilansir dari laman Gizmochina, Rabu (1/7/2026).
Harga DRAM Samsung Naik, Apple Cari Alternatif
Menurut Kuo, Apple sebelumnya menerima kenaikan harga DRAM dari Samsung tanpa proses negosiasi. Namun, tekanan harga yang terus meningkat membuat perusahaan kini berupaya mendiversifikasi rantai pasok memori.
>>> Krisis Biokultural Mengancam Indonesia: Bahasa dan Ritual Penjaga Alam Punah
CXMT merupakan produsen DRAM terbesar di China.
Meski demikian, perusahaan tersebut dilaporkan masuk dalam daftar pengawasan pemerintah AS karena diduga memiliki keterkaitan dengan sektor militer China.
Status tersebut membuat kerja sama bisnis dengan perusahaan asal Amerika menjadi isu yang sensitif secara politik.
Meski begitu, Apple dinilai tetap berupaya membuka peluang kerja sama mengingat kebutuhan chip memori terus meningkat, terutama untuk mendukung fitur-fitur berbasis AI.
AI Diprediksi Serap Pasokan Memori Global
Kuo memperkirakan sekitar 15 persen hingga 20 persen kapasitas produksi chip memori yang sebelumnya dialokasikan untuk perangkat elektronik konsumen akan beralih ke kebutuhan pusat data dan infrastruktur AI pada 2027.
>>> 5 HP Samsung 5G Termurah 2026 dengan Fitur Lengkap dan Performa Stabil
Perubahan alokasi tersebut diperkirakan akan mengurangi pasokan chip LPDDR, jenis memori yang banyak digunakan pada smartphone dan tablet.
Update Terbaru
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Perempuan Disabilitas Berdaya: Karya dari Daerah Tembus Panggung Jakarta
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Aturan Minum Magnesium yang Benar agar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB






