Kylian Mbappe memilih rendah hati meski berhasil membawa Timnas Prancis melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.

Menurut sang kapten, skuad Les Bleus saat ini belum layak disebut sebagai tim Prancis terkuat karena belum mempersembahkan satu pun gelar juara.

>>> Asus Vivobook 14 dan Vivobook 15 Hadir dengan Prosesor Intel Core 7 Series 3 dan Fitur AI

Prancis memastikan tempat di empat besar usai menaklukkan Maroko dengan skor 2-0 pada laga perempat final di Foxborough, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.

Dua gol kemenangan Les Bleus dicetak oleh Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.

Hasil tersebut membuat Prancis sukses mencapai semifinal Piala Dunia untuk kali ketiga secara beruntun.

Selanjutnya, Les Bleus tinggal menunggu pemenang duel Spanyol kontra Belgia yang akan memperebutkan tiket semifinal lainnya.

Mbappe pun berpeluang mencatat sejarah baru.

Penyerang Real Madrid itu kini berada di jalur menuju final Piala Dunia ketiganya setelah menjadi juara pada edisi 2018 dan finis sebagai runner-up pada 2022.

Meski demikian, pemain berusia 27 tahun tersebut menolak jika skuad Prancis saat ini disebut sebagai generasi terbaik.

Baginya, ukuran sebuah tim hebat bukanlah performa selama turnamen, melainkan trofi yang berhasil diraih.

"Saya tidak tahu apakah ini adalah Timnas Prancis terkuat.

Saya memang pernah menjadi juara dunia dan runner-up, sedangkan tim ini belum mencapainya," ujar Mbappe seperti dikutip dari L'Equipe.

Mbappe mengakui kualitas para pemain yang dimiliki Prancis saat ini memang sangat menjanjikan.

>>> Pewaris Singha Mengaku Dilecehkan Kakak, Sempat Dituntut Ibu Kandung

Namun, potensi besar itu tetap harus dibuktikan dengan raihan gelar sebelum mendapat pengakuan sebagai tim terbaik.