"Bagaimanapun, Prancis ini jelas salah satu tim dengan potensi terbesar. Bersama mereka kami bisa membayangkan masa depan yang cerah.

Ada begitu banyak kualitas di tim ini dan itu membuat kami berani bermimpi," lanjutnya.

Menurut Mbappe, keberhasilan menembus semifinal belum cukup untuk mengangkat status skuad Didier Deschamps sebagai generasi terbaik.

Ia menegaskan bahwa trofi juara tetap menjadi tolok ukur utama dalam sepak bola.

"Namun, sampai terbukti sebaliknya, skuad ini belum memenangkan apa pun. Saya selalu mengatakan bahwa tim-tim terkuat adalah mereka yang memenangkan trofi.

Dan tim ini belum memenangkan apa pun. Jadi tidak, Timnas Prancis ini bukan yang terkuat," tegas Mbappe.

Pernyataan Mbappe menunjukkan standar tinggi yang diterapkannya kepada tim sendiri.

Di tengah status Prancis sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026, sang kapten justru memilih tetap membumi dan menegaskan bahwa pencapaian sejati hanya bisa diukur lewat koleksi trofi.

Kini, Les Bleus hanya tinggal berjarak dua kemenangan lagi untuk mengangkat trofi Piala Dunia ketiga sepanjang sejarah.

>>> Margaret Qualley dan Jack Antonoff Bercerai dengan Damai

Jika mampu melakukannya, penilaian Mbappe terhadap kekuatan skuad Prancis saat ini bisa saja berubah sepenuhnya.