Sebuah bom udara (aircraft bomb) berbobot hingga 100 kilogram ditemukan di aliran Sungai Jalan Manggar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur.

Bom tersebut dipastikan masih dalam kondisi aktif.

>>> 10 Biji Kopi Terbaik di Dunia Versi Taste Atlas, Kopi Gayo Masuk Lima Besar

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menjelaskan, bom memiliki panjang sekitar 1,5 meter dengan diameter 25 hingga 30 cm.

Perkiraan bobotnya antara 50 hingga 100 kg.

Penemuan berawal saat warga bernama Oki Eka melaporkan benda menyerupai mortir di dasar sungai pada Rabu (8/7).

Personel Polres Blitar Kota segera mendatangi lokasi dan memasang garis polisi.

"Terkait benda yang dicurigai tersebut, kami sudah meminta bantuan Tim Jibom (Penjinak Bom) Brimob Polda Jawa Timur untuk memastikan jenis benda tersebut," kata Kalfaris, Jumat (10/7).

>>> Prabowo Minta Polisi hingga Jaksa Introspeksi: Bintangmu dari Rakyat

Proses pengangkatan bom berlangsung sulit karena benda berada di bawah batu besar. Tim gabungan memindahkan batu menggunakan rantai dan alat derek milik BPBD Kota Blitar.

Hasil identifikasi Tim Jibom Brimob Polda Jatim memastikan benda itu adalah bom udara aktif meski telah berkarat akibat lama terendam.

Bom kemudian dibawa ke lokasi disposal yang aman dan jauh dari permukiman.

Pemusnahan bom dilakukan sesuai standar operasional prosedur. Dentuman keras terdengar saat proses disposal.

Kalfaris menambahkan, asal-usul bom belum dapat dipastikan. Namun berdasarkan bentuk dan karakteristiknya, bom diduga peninggalan masa perang yang telah berada di lokasi puluhan tahun.

>>> Prabowo Targetkan MBG Jangkau Seluruh Indonesia Awal 2027

Ia mengimbau masyarakat tidak menyentuh, memindahkan, atau membuka benda mencurigakan yang diduga bahan peledak. Jika menemukan benda serupa, segera laporkan ke call center 110.