Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri meresmikan renovasi Istana Gebang di Kota Blitar, Jawa Timur, pada Senin (15/6/2026).

Bangunan bersejarah berarsitektur kolonial yang didirikan tahun 1884 itu dipugar untuk memperkuat fungsinya sebagai destinasi wisata sejarah dan ideologis.

>>> Samuel Sekuritas Borong 1,75 Miliar Saham RLCO Senilai Rp 661 Miliar

Dalam sambutannya, Megawati memilih berbicara spontan tanpa teks. Ia mengaku merenung berhari-hari sebelum memutuskan untuk membuka kembali Istana Gebang.

"Ini tadinya saya sudah dibuatkan sambutan, tapi kalau saya baca jadi formal. Enggak ah, ini di rumah Eyang Kakung.

Aku langsung ngomong hati nurani," ujar Megawati.

Megawati meminta masyarakat meresapi rekam jejak perjuangan Bung Karno yang harus keluar masuk penjara demi kemerdekaan. Ia menekankan bahwa tempat ini bukan sekadar untuk dikunjungi, melainkan untuk diresapi.

Ia juga memaparkan penderitaan fisik sang proklamator yang diasingkan ke Ende, Bangka, dan Bengkulu. "Beliau bertahan karena yakin suatu hari negara ini akan ada," katanya.

Megawati mengingatkan kader dan masyarakat untuk waspada terhadap penjajahan bentuk baru. "Apakah kalian sudah benar-benar merdeka?

>>> 9 Drakor Rating Tertinggi Minggu Keempat Januari 2026

Belum. Maukah kalian dijajah lagi?"

tegasnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Megawati bersama M. Prananda Prabowo, Puti Guntur Soekarno, dan Romy Soekarno.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto turut hadir mendampingi keluarga bersama pengurus daerah Jawa Timur dan ribuan kader.

Acara dilanjutkan dengan peresmian monumen patung Bung Karno setinggi 5 meter karya Drs Gunadi asal Bantul, ditandai penandatanganan prasasti oleh Megawati.

>>> Mora Republic Targetkan 5 Juta Homepass Baru Pasca Merger

Setelah seremoni, Megawati bersama rombongan dan Connie Rahakundini Bakrie meninjau bagian dalam rumah yang pernah ditinggali keluarga Bung Karno sejak 1917.