Tim Nasional Voli Putri Indonesia tengah bersiap menghadapi AVC Women's Volleyball Cup 2026 di Filipina.

Tanpa kehadiran bintang utama Megawati Hangestri Pertiwi, skuad Merah Putih tetap menunjukkan optimisme tinggi.

>>> Tembus 1 Juta Download, Garena Free City Jadi Game Open World Paling Dicari 2026

Turnamen ini akan berlangsung di Candon, Filipina, pada 6 hingga 14 Juni 2026. Indonesia masuk dalam Pool B bersama Vietnam, Kazakhstan, Iran, Hong Kong, dan Lebanon.

Alasan Megawati Absen

Megawati Hangestri Pertiwi memutuskan tidak memperkuat timnas kali ini. Keputusan itu diambil setelah pertimbangan matang dari aspek profesional dan personal.

Beberapa faktor penyebab absennya Megawati meliputi kondisi fisik yang membutuhkan pemulihan. Selain itu, ada pertimbangan keberlanjutan karier profesional dan agenda pribadi yang sudah direncanakan.

Optimisme Manajemen

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, menegaskan ketiadaan Megawati bukan hambatan. Ia melihat situasi ini sebagai peluang bagi pemain lain untuk unjuk gigi.

Luciana menyampaikan hal itu di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, pada Selasa (2/5). Ia menekankan pentingnya memberikan kepercayaan penuh kepada pemain yang terpilih.

Ia berharap para pemain muda bisa mengambil inspirasi dari semangat Megawati. Dengan begitu, motivasi tim tetap terjaga untuk menampilkan permainan terbaik.

Target Peringkat

Target utama Timnas Voli Putri Indonesia adalah menyamai atau melampaui prestasi sebelumnya. Pada edisi tahun lalu, Indonesia berakhir di peringkat kelima.

>>> Balita Meninggal Usai CT Scan di RSUD Prambanan, Keluarga Lapor Polda DIY

Luciana Taroreh membidik posisi empat besar. Keyakinan ini didasari komposisi skuad yang merupakan kombinasi pemain senior dan talenta muda ex-U-21.

Persiapan tim berlangsung sekitar satu bulan. Lokasi turnamen di Candon, Filipina, pada 6-14 Juni 2026.

Pemanfaatan pemain dari tim nasional U-21 menjadi strategi kunci. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan ritme permainan yang dinamis.

Keyakinan Pemain

Tisya Amallya Putri sebagai perwakilan pemain menyatakan kesiapan rekan-rekannya. Ia mengungkapkan seluruh tim sangat bersemangat menyambut kejuaraan internasional ini.

Masa persiapan satu bulan dinilai cukup memadai untuk membangun kekompakan. Dibanding persiapan tahun lalu yang sangat singkat, waktu ini dianggap kemajuan signifikan.

Tisya optimis hasil yang diraih bisa lebih baik dari sebelumnya. Kepercayaan diri ini menjadi modal penting sebelum bertolak ke Filipina.

>>> Mengenal Apa Itu PMI: Indikator Ekonomi yang Paling Dicari Investor 2026

Para pemain berkomitmen memperbaiki peringkat Indonesia di level Asia. Semangat kebersamaan tim menjadi kunci menghadapi tantangan tanpa Megawati.