Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran tajam kepada pihak-pihak yang terus meramalkan Indonesia akan kolaps. Menurutnya, prediksi suram itu sudah berulang kali disampaikan namun tak pernah terbukti.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya bersama TNI di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).

>>> Amien Rais: Gibran Tak Laku, Dinasti Jokowi Runtuh di 2029

Ia menegaskan pemerintah tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh narasi pesimistis.

"Tiap bulan Indonesia akan collapse, Juni collapse, ini sudah Juli. Juli collapse collapse saja mikirnya, mikir collapse ya.

Biarin aja," ucapnya.

Prabowo mengatakan seluruh jajaran pemerintah terus bekerja keras mengejar target pembangunan. Intensitas kerja yang tinggi membuat sejumlah pejabat kelelahan hingga harus dirawat di rumah sakit.

"Banyak pejabat tinggi negara, menteri-menteri, kepala badan, terus terang saja, yang ambruk masuk rumah sakit karena kerja keras," kata Prabowo.

Ia menjelaskan para menteri dan kepala lembaga bekerja sigap menyelesaikan persoalan bangsa. Banyak dari mereka mengorbankan waktu istirahat demi mengejar target pemerintahan.

>>> HUT Ke-56, Jamkrindo Luncurkan Mobil PELITA untuk Edukasi Anak

Presiden juga menegaskan pemerintahannya bekerja keras agar Indonesia menjadi negara maju dan mampu berdiri di atas kekuatan sendiri.

Di tengah kritik "Indonesia Gelap", Prabowo meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh.

"Jangan membebek kepada kekuatan asing terus. Indonesia jelek, Indonesia apa, Indonesia gelap.

Kalau pakai kacamata gelap, ya, gelap terus," sentil dia.

Prabowo menegaskan pemerintah berkomitmen memberikan hasil terbaik agar kekayaan alam Indonesia benar-benar dinikmati rakyat. "Kita tidak mau menjadi bangsa yang santai.

>>> Fakta Mencekam Kasus Pembunuhan di Bali: WNA Singapura Ajak Kekasih Baru Menginap di Kamar Sebelah Jasad Korban

Kita akan membuktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri," ujarnya.