Mantan guard Philadelphia 76ers, Allen Iverson, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Denver Nuggets melalui media sosial pada 17 Juli 2026.

Ia menyebut masa singkatnya bersama Nuggets sebagai transisi tersulit dalam kariernya.

>>> Gempa Bumi Minor Guncang Pesisir Santa Monica

Iverson bergabung dengan Nuggets setelah ditukar dari 76ers pada Desember 2006.

Ia hanya bermain dua musim di Denver, tampil dalam 135 pertandingan reguler bersama bintang seperti Carmelo Anthony, J.

R. Smith, Kenyon Martin, dan Marcus Camby sebelum akhirnya ditukar ke Detroit Pistons.

Selama di Nuggets, Iverson mencatat rata-rata 25,6 poin, 3,0 rebound, dan 7,1 asis per pertandingan.

Ia membawa tim ke postseason dua kali berturut-turut pada 2007 dan 2008.

"Shoutout untuk @nuggets organization yang telah menerima saya dan membantu saya melewati transisi tersulit dalam karier saya, meninggalkan @sixers.

Terima kasih kepada rekan setim atas persaudaraan yang masih ada hingga hari ini. Mereka, staf, dan penggemar membuat saya merasa seperti di rumah.

Kami menciptakan kenangan yang akan selalu saya ingat," tulis Iverson.

Perjuangan Pribadi dan Kebangkitan

Dalam wawancara terpisah, Iverson juga berbicara tentang masa lalunya yang kelam. Ia mengakui perjuangannya melawan alkohol dan kesalahan manajemen keuangan yang menyebabkan kebangkrutan pada 2012.

>>> Dua Kapal Tenggelam di Lepas Pantai Myanmar, Lebih dari 500 Pengungsi Dikhawatirkan Tewas

Iverson mengungkapkan bahwa mencapai ketenangan enam bulan lalu telah mengubah hidupnya secara drastis. Hubungannya dengan mantan istri, Tawanna, pun membaik setelah 35 tahun bersama.

"Dia menghadapi itu selama 35 tahun.

Dan karena dia begitu kuat dan cintanya padaku, Steve, untuk bertahan dengan semua itu dan segala sesuatu di luar itu, berubah menjadi seseorang yang bukan dirimu, menjadi orang yang tidak bisa dia kenali, itu berat, kawan," ujar Iverson kepada Stephen A.