Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran tajam kepada pihak-pihak yang terus meramalkan Indonesia akan kolaps. Menurutnya, prediksi suram itu sudah berulang kali disampaikan namun tak pernah terbukti.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya bersama TNI di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).

>>> Lee Young Ae dan Suami CEO Tampil Awet Muda, Usia 75 Tahun Masih Bugar

Ia menegaskan pemerintah tetap fokus bekerja dan tidak menanggapi narasi pesimistis.

"Tiap bulan Indonesia akan collapse, Juni collapse, ini sudah Juli. Juli collapse collapse saja mikirnya, mikir collapse ya.

Biarin aja," ucapnya.

Prabowo mengatakan seluruh jajaran pemerintah terus bekerja mengejar target pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Intensitas kerja yang tinggi membuat sejumlah pejabat mengalami kelelahan hingga harus dirawat di rumah sakit.

"Banyak pejabat tinggi negara, menteri-menteri, kepala badan, terus terang saja, yang ambruk masuk rumah sakit karena kerja keras," kata Prabowo.

Ia menjelaskan para menteri dan kepala lembaga bekerja sigap menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Banyak dari mereka mengorbankan waktu istirahat demi mengejar target pemerintahan.

>>> ParagonCorp dan Transjakarta Bangun Mushola di 6 Halte Koridor 13 dan 8

Presiden juga menegaskan pemerintahannya bekerja keras agar Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan mampu berdiri di atas kekuatan sendiri.

Di tengah kritik yang menyebut Indonesia mengalami kemunduran, Prabowo meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh.

"Jangan membebek kepada kekuatan asing terus. Indonesia jelek, Indonesia apa, Indonesia gelap.

Kalau pakai kacamata gelap, ya, gelap terus," sentil dia.

Prabowo menegaskan pemerintah berkomitmen memberikan hasil terbaik agar kekayaan alam Indonesia benar-benar dinikmati rakyat.

Menurutnya, sudah terlalu lama masyarakat hidup tidak sebanding dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki.

>>> IMIP Serap Hampir 100 Ribu Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Sulteng

"Kita tidak mau menjadi bangsa yang santai. Kita akan membuktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri," ujarnya.