Ketua Dewan Pembina Partai Ummat, Amien Rais, melontarkan prediksi bahwa upaya Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk mengangkat elektabilitas putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, menuju Pilpres 2029 tidak akan membuahkan hasil.

Dalam tayangan di kanal YouTube Amien Rais Official, ia menilai Gibran sudah tidak lagi memiliki daya tarik politik untuk kontestasi mendatang.

>>> HUT Ke-56, Jamkrindo Luncurkan Mobil PELITA untuk Edukasi Anak

"Jokowi menjajakan Gibran pada Pilpres dan Pilwapres 2029 tidak bakalan laku," kata Amien Rais.

Menurutnya, harapan Jokowi untuk kembali memiliki pengaruh besar pada Pemilu 2029 hanya sebatas angan-angan.

Ia bahkan memperkirakan perjalanan politik keluarga Jokowi akan berakhir pada Pemilu 2029, bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi lebih cepat.

"Tidak ada yang tahu nasib manusia kecuali Allah SWT," sebut Amien.

Safari Politik Jokowi Bersama PSI

Pernyataan tersebut muncul di tengah langkah politik Jokowi yang mulai aktif melakukan safari ke berbagai daerah bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

>>> Fakta Mencekam Kasus Pembunuhan di Bali: WNA Singapura Ajak Kekasih Baru Menginap di Kamar Sebelah Jasad Korban

Kunjungan perdana telah dilakukan di Provinsi Lampung pada 26–28 Juni 2026, sementara agenda berikutnya dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir Juli 2026.

PSI sebelumnya menegaskan bahwa safari politik Jokowi bukan untuk menciptakan poros kekuasaan baru.

Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan Jokowi meminta kader dan simpatisan partainya mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Kepada kami beliau menyampaikan bahwa kita diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan sampai dua periode.

Jadi nggak ada fitnahan tentang bakal ada dua matahari," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).

>>> Gibranisti: Jika Ijazah Jokowi Palsu, Seharusnya Sudah Ditangkap Sejak Awal

Pernyataan Amien Rais dan sikap PSI tersebut memperlihatkan adanya perbedaan pandangan mengenai masa depan politik Gibran serta pengaruh Jokowi menjelang kontestasi politik 2029.