Ditagih Barang Bukti oleh dr. Tifa, Pihak Jokowi: Ini Menarik
Koordinator Tim Hukum Merah Putih, C.
Suhadi, menyoroti langkah tim kuasa hukum Dokter Tifa yang meminta daftar barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang kasus dugaan penyebaran berita bohong terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
>>> Sidang Ijazah Jokowi: dr. Tifa Siap Periksa Saksi Secara Detail
Menurut Suhadi, permintaan tersebut justru memunculkan pertanyaan mengenai dasar tuduhan yang selama ini disampaikan pihak terdakwa.
Ia menegaskan bahwa barang bukti yang kini berada di tangan penyidik dan kejaksaan merupakan barang bukti yang berkaitan dengan perkara yang telah dikumpulkan aparat penegak hukum, bukan berasal dari pihak yang menyampaikan tuduhan.
"Ini menarik nih, ini menarik. Kenapa saya katakan menarik?
Ini di sini rancunya bahwa mereka berkaitan dengan masalah kasus ini ya, itu asal nuduh, asal jalan, asal ramai ya.
Ini kan kelihatan dari sini," ujar Suhadi dalam kanal YouTube COKRO TV, dikutip Jumat (17/7).
Ia menambahkan, pihak yang menyampaikan tuduhan seharusnya mampu menunjukkan dasar atau bukti yang mendukung klaim tersebut.
"Nah, sekarang tugasnya dia nih sebagai orang yang menyebarkan berita-berita yang enggak benarnya ini, mana buktinya? Itu nanti diselaraskan dong," kata Suhadi.
>>> itel Luncurkan Power Bank Zeno dengan Kapasitas 20.000mAh dan Pengisian Cepat 45W
Perdebatan di Sidang Ketiga
Sorotan tersebut muncul setelah sidang ketiga di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (16/7/2026) diwarnai perdebatan antara tim kuasa hukum Dokter Tifa dan JPU.
Dalam persidangan itu, tim kuasa hukum meminta agar jaksa menyerahkan daftar barang bukti beserta kelengkapan berkas perkara.
Mereka mempertanyakan kesesuaian data administrasi, termasuk mengenai 55 barang bukti yang sebelumnya dilimpahkan kepolisian kepada JPU.
Update Terbaru
Lionel Messi Bantah Argentina Dibantu Wasit Usai Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 14:23 WIB
Oppo K15 Resmi Dikonfirmasi, Meluncur 24 Juli dengan Baterai 8.000 mAh
Jumat / 17-07-2026, 14:22 WIB
Omoda O4 Mulai Terlihat di Indonesia, Sinyal Peluncuran Omoda Jaecoo?
Jumat / 17-07-2026, 14:22 WIB
Saham Teknologi Global Anjlok Akibat Ketegangan Timur Tengah
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Video Call dan Proyek Juara Jadi Kunci
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Luke Vickery Pasang Target Ambisius Setelah Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
OJK Tutup BPR Syariah Hasanah Depok karena Masalah Permodalan
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Dari Tambang ke Industri, Hilirisasi Freeport Dorong Ekonomi Baru
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Angkatan Laut Kolombia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp2 Triliun
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open, Bukti Regenerasi PBSI Bersama BNI
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Perbedaan Minecraft Java, Bedrock, Dungeons I & II, dan Legends
Jumat / 17-07-2026, 14:18 WIB
Xi Jinping: Pengembangan AI Harus Jadi Simfoni Kerja Sama Global
Jumat / 17-07-2026, 14:18 WIB
Kapal Perang dan Boeing Dikerahkan Cari Korban Kapal Karam di Selayar
Jumat / 17-07-2026, 14:17 WIB
Roket Starship SpaceX Batal Meluncur di Detik-Detik Terakhir
Jumat / 17-07-2026, 14:15 WIB







