Persidangan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) diprediksi memasuki babak lebih sengit.

Dokter Tifa mengklaim akan ada pihak yang merasa cemas ketika proses pembuktian dimulai di ruang sidang.

>>> Alasan Stephen Chow Pilih Dilraba Dilmurat di Kung Fu Soccer Terungkap

Menurutnya, tim kuasa hukum akan membedah secara rinci setiap dokumen yang dihadirkan sebagai alat bukti, mulai dari tulisan, angka, hingga tanda tangan.

"Kami tidak akan melepaskan saksi sebelum kami puas. Kalau perlu sampai berhari-hari satu saksi akan kami layani," kata Dokter Tifa.

Ia menegaskan pemeriksaan saksi tidak akan dilakukan sekadar formalitas. Seluruh keterangan akan digali sedetail mungkin untuk menguji setiap dokumen yang disebut sebagai ijazah Jokowi.

Karena itu, Tifa meyakini akan ada pihak yang merasa tertekan ketika proses tersebut berlangsung.

"Akan ada pihak yang sangat ketakutan terhadap bagaimana nanti kami akan menguliti kata demi kata, angka demi angka, tanda tangan demi tanda tangan, setiap spesifik artefak yang ada di setiap dokumen tersebut akan kami kuliti habis-habisan," ujarnya.

Fokus pada Foto Ijazah

Dokter Tifa menjelaskan salah satu fokus utamanya adalah foto yang selama ini beredar di internet dan disebut sebagai foto pada ijazah Jokowi.

"Intinya adalah soal foto.

>>> Hilary Duff Bongkar Treatment Ekstrem: Botox hingga Facial Sperma Salmon

Foto yang ada di benda digital, yang beredar di internet selama bertahun-tahun, bahkan sejak tahun 2022 ya, itu kan beredar benda digital itu, yang sebagian orang mengatakan itulah ijazah Jokowi," jelas dia.

Ia mengatakan analisis tersebut didasarkan pada keahlian yang dimilikinya sebagai dokter dalam bidang anatomi-metologi.