Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (17/7). Indeks turun 24,44 poin atau 0,40 persen ke level 6.083.

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.03 WIB, IHSG dibuka di level 6.112. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.119 dan terendah 6.081.

>>> Mitsubishi Xforce HEV Resmi Diproduksi di Indonesia

Pada pembukaan, sebanyak 196 saham menguat, 227 saham melemah, dan 235 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.651,967 triliun.

Volume perdagangan mencapai 1,2 miliar saham dengan nilai transaksi Rp607,436 miliar. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 127.563 kali.

Proyeksi Analis

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan. Namun, potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.137-6.254, namun tetap cermati area koreksi di kisaran 5.974-6.020," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.839 dan 5.607, serta resistance 6.286 dan 6.599.

>>> Jejak Kontroversial Wasit Final Piala Dunia 2026: Narkoba hingga Prostitusi

Ia merekomendasikan saham INCO, INDY, ISAT, dan OASA.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks masih berpeluang menguat setelah ditutup di atas resistance 6.083.

"Penembusan di atas 6.083 membuka peluang menuju area Fibonacci 6.212-6.264," ujar Ivan.

Ivan memprediksi IHSG bergerak di support 6.061, 5.978, 5.887, dan 5.739, serta resistance 6.264, 6.377, 6.545, dan 6.835.

>>> Ko Hee Jin Buka Suara soal Kasus Dugaan Pelecehan di Red Sparks

Saham rekomendasinya adalah ANTM, ASII, MBMA, MDKA, dan PTBA.