Uji coba penerbangan ke-13 roket Starship milik SpaceX gagal lepas landas pada Kamis (16/7) waktu setempat. Sistem otomatis membatalkan peluncuran setelah beberapa mesin pendorong tidak menyala.

Pembatalan terjadi kurang dari satu detik sebelum jadwal lepas landas dari Starbase, Texas, pukul 17.45 waktu setempat.

>>> Anwar Ibrahim Usir Semua Warga Israel dari Malaysia

Mesin roket sempat menyala namun langsung padam.

CEO SpaceX Elon Musk menyatakan pihaknya akan mencoba meluncurkan ulang pada awal pekan depan. "Beberapa mesin tidak menyala, sehingga memicu pembatalan peluncuran otomatis," tulis Musk di X.

Musk tidak merinci jumlah mesin booster Super Heavy yang gagal. Namun, ia menambahkan dua mesin Raptor akan dicopot dan diganti untuk memastikan penerbangan lancar.

>>> Link Live Streaming Indonesia vs Filipina di SEA V Cup 2026

Juru bicara SpaceX, Dan Huot, menjelaskan bahwa penahanan pada unit pendorong membatalkan lepas landas saat proses menyalakan mesin baru dimulai.

Pernyataan itu disampaikan dalam siaran langsung perusahaan.

Pembatalan ini berdampak pada saham SpaceX yang baru melantai bulan lalu.

>>> KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menteri Kehutanan Raja Juli

Saham turun sekitar 3 persen dalam perdagangan pasca-pasar, ditutup pada level $131,11, pertama kalinya di bawah harga IPO $135.