Lionel Messi akhirnya angkat bicara setelah Argentina kembali diterpa tudingan mendapat keuntungan dari keputusan wasit sepanjang Piala Dunia 2026.

Kapten Albiceleste menegaskan keberhasilan timnya lolos ke final merupakan hasil kerja keras, bukan karena bantuan pihak mana pun.

>>> Oppo K15 Resmi Dikonfirmasi, Meluncur 24 Juli dengan Baterai 8.000 mAh

Argentina memastikan tiket ke final usai menundukkan Inggris dengan skor 2-1 di babak semifinal.

Tim asuhan Lionel Scaloni bangkit dari ketertinggalan sebelum mencetak dua gol penentu kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan.

Kemenangan itu membawa Argentina melaju ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.

Di partai puncak, Albiceleste akan menghadapi juara Eropa, Spanyol.

Kontroversi Sepanjang Perjalanan Argentina

Perjalanan Argentina menuju final sebelumnya sempat memunculkan kontroversi.

Sorotan muncul setelah mereka menyingkirkan Cape Verde dan Swiss melalui babak perpanjangan waktu, serta melakukan comeback dramatis saat mengalahkan Mesir 3-2 meski sempat tertinggal dua gol hingga menit-menit akhir waktu normal.

>>> Omoda O4 Mulai Terlihat di Indonesia, Sinyal Peluncuran Omoda Jaecoo?

Kubu Swiss dan Mesir sama-sama melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit.

Pelatih Mesir Hossam Hassan bahkan menuding timnya menjadi korban keputusan yang menguntungkan Argentina dan Lionel Messi.

Bantahan Messi

Messi membantah seluruh tudingan tersebut.

Menurutnya, pencapaian Argentina dalam beberapa tahun terakhir menjadi bukti bahwa timnya memang layak berada di level tertinggi sepak bola dunia.

"Sejauh ini kami adalah tim terbaik dalam empat tahun terakhir ini, suka atau tidak suka, dan apapun yang dikatakan orang lain," ceplos Messi.

"Sekali lagi, kami menegaskan diri sebagai dua tim terbaik di dunia.

>>> Saham Teknologi Global Anjlok Akibat Ketegangan Timur Tengah

Hal itu membuktikan bahwa semua yang sudah kami lakukan bukanlah kebetulan dan tidak ada yang diberikan kepada kami begitu saja," Lionel Messi menambahkan.