Sidang Ijazah Jokowi: dr. Tifa Siap Periksa Saksi Secara Detail
Persidangan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan memasuki tahap pembuktian yang lebih intens.
Terdakwa, dr. Tifa, menyatakan tim kuasa hukumnya akan menguji setiap alat bukti secara rinci.
>>> itel Luncurkan Power Bank Zeno dengan Kapasitas 20.000mAh dan Pengisian Cepat 45W
Ia menegaskan pemeriksaan saksi tidak akan dilakukan secara formalitas.
"Kami tidak akan melepaskan saksi sebelum kami puas. Kalau perlu sampai berhari-hari satu saksi akan kami layani," ujar dr. Tifa.
Menurutnya, proses pembuktian akan menjadi tahapan yang menentukan karena setiap dokumen akan diperiksa secara mendalam.
"Akan ada pihak yang sangat ketakutan terhadap bagaimana nanti kami akan menguliti kata demi kata, angka demi angka, tanda tangan demi tanda tangan," katanya.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah foto yang beredar di internet dan disebut sebagai foto pada ijazah Jokowi.
>>> Tak Hanya Blokir 3,7 Juta Situs, 32 Ribu Rekening Judol Ikut Dibasmi
"Foto yang ada di benda digital, yang beredar di internet selama bertahun-tahun, bahkan sejak tahun 2022," ujarnya.
Dr. Tifa menjelaskan analisisnya didasarkan pada keahlian di bidang anatomi-metologi.
Ia mengklaim terdapat perbedaan pada foto yang beredar berdasarkan perhitungan probabilitas Bayesian Mathematics.
"Foto ini 92,37 persen berbeda dengan foto mantan presiden yang namanya Jokowi," kata dr. Tifa.
Meski demikian, ia menegaskan pendapatnya tidak dapat dikategorikan sebagai fitnah maupun pencemaran nama baik.
>>> Paten Honda V3R Bocor, Motor V3 Supercharger Siap Produksi?
Persidangan masih dalam tahap pemeriksaan awal dan akan dilanjutkan dengan agenda pembuktian, termasuk pemeriksaan saksi dan alat bukti.
Update Terbaru
Siapa Slavko Vincic? Wasit yang Terpilih Sebagai Pemandu Final Piala Dunia 2026 Antara Spayol vs Argentina
Jumat / 17-07-2026, 14:23 WIB
Lionel Messi Bantah Argentina Dibantu Wasit Usai Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 14:23 WIB
Oppo K15 Resmi Dikonfirmasi, Meluncur 24 Juli dengan Baterai 8.000 mAh
Jumat / 17-07-2026, 14:22 WIB
Omoda O4 Mulai Terlihat di Indonesia, Sinyal Peluncuran Omoda Jaecoo?
Jumat / 17-07-2026, 14:22 WIB
Saham Teknologi Global Anjlok Akibat Ketegangan Timur Tengah
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Video Call dan Proyek Juara Jadi Kunci
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Luke Vickery Pasang Target Ambisius Setelah Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
OJK Tutup BPR Syariah Hasanah Depok karena Masalah Permodalan
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Dari Tambang ke Industri, Hilirisasi Freeport Dorong Ekonomi Baru
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Angkatan Laut Kolombia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp2 Triliun
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open, Bukti Regenerasi PBSI Bersama BNI
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Perbedaan Minecraft Java, Bedrock, Dungeons I & II, dan Legends
Jumat / 17-07-2026, 14:18 WIB
Xi Jinping: Pengembangan AI Harus Jadi Simfoni Kerja Sama Global
Jumat / 17-07-2026, 14:18 WIB
Kapal Perang dan Boeing Dikerahkan Cari Korban Kapal Karam di Selayar
Jumat / 17-07-2026, 14:17 WIB







