Ketua Dewan Pembina Partai Ummat, Amien Rais, menyatakan bahwa upaya Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan elektabilitas putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, menuju Pilpres 2029 tidak akan berhasil.

Pernyataan itu disampaikan Amien dalam tayangan di kanal YouTube Amien Rais Official. Ia menilai Gibran sudah tidak memiliki daya tarik politik untuk kontestasi mendatang.

>>> Coca-Cola Hentikan Produksi Fairlife di AS Akibat Serangan Ransomware

"Jokowi menjajakan Gibran pada Pilpres dan Pilwapres 2029 tidak bakalan laku," kata Amien Rais.

Menurut Amien, harapan Jokowi untuk kembali memiliki pengaruh besar pada Pemilu 2029 hanyalah angan-angan.

Ia bahkan memperkirakan perjalanan politik keluarga Jokowi akan berakhir pada Pemilu 2029, atau bisa lebih cepat.

"Tidak ada yang tahu nasib manusia kecuali Allah SWT," ujar Amien.

Safari Politik Jokowi dan PSI

Pernyataan Amien muncul di tengah safari politik Jokowi bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke berbagai daerah. Kunjungan perdana telah dilakukan di Provinsi Lampung pada 26–28 Juni 2026.

>>> Google Rilis Android 17 QPR1 Beta 7 untuk Pixel, Perbaiki Quick Settings

Agenda berikutnya dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir Juli 2026.

PSI menegaskan bahwa safari politik Jokowi bukan untuk menciptakan poros kekuasaan baru.

Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan Jokowi meminta kader dan simpatisan partainya mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Kepada kami beliau menyampaikan bahwa kita diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan sampai dua periode.

Jadi tidak ada fitnahan tentang bakal ada dua matahari," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).

>>> Rapor Ole Romeny dan Justin Hubner saat Fortuna Sittard Takluk dari Olympiacos

Pernyataan Amien Rais dan sikap PSI memperlihatkan perbedaan pandangan mengenai masa depan politik Gibran serta pengaruh Jokowi menjelang kontestasi politik 2029.