Sepuluh hari terakhir Ramadan 1447 Hijriah menjadi momen penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, seperti salat malam, zikir, membaca Al-Qur'an, dan iktikaf.

Tujuannya meraih Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

>>> Pemerintah Siapkan Rp20 Triliun untuk Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan

Namun, jadwal 10 hari terakhir Ramadan tahun 2026 menunjukkan perbedaan antara versi Pemerintah dan Muhammadiyah.

Perbedaan ini disebabkan oleh metode penetapan awal bulan yang berbeda.

Versi Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Agama menggunakan sidang isbat yang menggabungkan hisab dan rukyat.

Jika Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, maka Ramadan berakhir pada Jumat, 20 Maret 2026.

Dengan demikian, 10 hari terakhir versi pemerintah berlangsung pada 11–20 Maret 2026.

Rinciannya: 21 Ramadan (11 Maret), 22 Ramadan (12 Maret), 23 Ramadan (13 Maret), 24 Ramadan (14 Maret), 25 Ramadan (15 Maret), 26 Ramadan (16 Maret), 27 Ramadan (17 Maret), 28 Ramadan (18 Maret), 29 Ramadan (19 Maret), dan 30 Ramadan (20 Maret).

>>> Mesir Ungguli Belgia 1-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Versi Muhammadiyah

Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Organisasi ini menetapkan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026, sehingga Ramadan berakhir pada Kamis, 19 Maret 2026.

Akibatnya, 10 hari terakhir versi Muhammadiyah berlangsung lebih awal, yaitu 10–19 Maret 2026.

Rinciannya: 21 Ramadan (10 Maret), 22 Ramadan (11 Maret), 23 Ramadan (12 Maret), 24 Ramadan (13 Maret), 25 Ramadan (14 Maret), 26 Ramadan (15 Maret), 27 Ramadan (16 Maret), 28 Ramadan (17 Maret), 29 Ramadan (18 Maret), dan 30 Ramadan (19 Maret).

Perbedaan metode ini menyebabkan selisih satu hari antara kedua versi.

>>> Promo Hari Kartini Alfamart: Paket 2 Iced Lychee Tea Rp 15.000

Meski demikian, rentang waktu keduanya hampir bersamaan, sehingga umat Islam tetap dapat mengoptimalkan ibadah di penghujung bulan suci.