PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) resmi mencatatkan saham perdananya di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/7).

Dengan pencatatan tersebut, PRDL menjadi emiten keenam yang melantai di bursa pada 2026.

>>> 60 Kata-kata Motivasi Kembali ke Sekolah Setelah Libur Panjang

Langkah ini sekaligus memperkuat daftar perusahaan sektor kesehatan yang memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan untuk ekspansi usaha.

Masuknya PRDL ke lantai bursa mencerminkan masih terjaganya minat perusahaan terhadap pendanaan melalui pasar modal.

Perusahaan alat diagnostik kesehatan ini akan menggunakan dana segar dari IPO untuk mengembangkan bisnis dan memperluas jangkauan layanan.

Prodia Diagnostic Line bergerak di bidang distribusi dan layanan alat kesehatan, khususnya diagnostik.

>>> Rupiah Menguat ke Rp18.076 per Dolar AS di Awal Perdagangan Jumat

Dengan status sebagai perusahaan terbuka, PRDL diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan tata kelola perusahaan.

Pencatatan saham ini juga menjadi sinyal positif bagi industri kesehatan di Indonesia.

Pasar modal dinilai masih menjadi opsi menarik bagi perusahaan untuk menggalang dana ekspansi.

>>> Inggris dan Norwegia Dilanda Wabah Penyakit, Declan Rice Diisolasi

PRDL optimistis dapat bersaing di pasar alat diagnostik yang terus bertumbuh seiring meningkatnya kesadaran kesehatan masyarakat.