Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Jumat (10/7).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, meski risiko koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.

>>> Casio Luncurkan Lima Jam Tangan Otomatis Edifice EFK-200 di AS

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.083-6.203, namun tetap cermati peluang koreksi ke kisaran 5.752-5.797," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.486, 5.317 dan resistance 6.007, 6.286 hari ini.

Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BUVA, ICBP, KLBF, dan VKTR.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan setelah ditutup menguat pada akhir perdagangan sebelumnya.

"IHSG berpotensi menguji resistance Fibonacci di level 5.965. Namun jika gagal menembus level tersebut, indeks berisiko terkoreksi menguji 5.797," ujar Ivan.

>>> Detroit Tigers Incar Sapu Bersih Lawan Oakland Athletics

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.871, 5.739, 5.607, dan 5.472 dan resistance 6.083, 6.256, 6.545, dan 6.835 hari ini.

Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, ADRO, dan UNVR.

IHSG ditutup di level 5.912 pada perdagangan Kamis (9/7) sore. Indeks saham menguat 39,06 poin atau 0,67 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp12,05 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,08 miliar saham.

Frekuensi perdagangan sebanyak 2,24 juta kali transaksi.

>>> Prancis Kalahkan Maroko, Lolos ke Semifinal Piala Dunia

Pada penutupan kemarin, 327 saham menguat, 275 terkoreksi, dan 190 stagnan.