Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) akan memperluas penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai pengganti elpiji, terutama untuk kebutuhan rumah tangga.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyatakan bahwa pemanfaatan CNG di wilayahnya sudah berjalan di berbagai sektor dan akan terus dikembangkan.

>>> Kim Jong Un Ingin Perkuat Kekuatan Nuklir Korut Secara Kualitas dan Kuantitas

Langkah ini mendapat dukungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan Jateng sebagai percontohan nasional untuk program CNG.

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo melihat langsung praktik penggunaan CNG di Jateng yang dinilai sudah sangat maju.

Ia menekankan pentingnya kemandirian energi bagi bangsa dan bersyukur Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah.

>>> Cara Menggunakan Facial Foam yang Tepat, Lengkap dengan 3 Rekomendasi Produk Lokal

Menurut Ahmad Luthfi, Jateng memiliki potensi gas alam yang besar, dan CNG merupakan salah satu wujud pemanfaatannya.

CNG saat ini sudah digunakan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jateng.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa program B50 dan CNG bukan sekadar pencapaian teknologi, tetapi bukti kemampuan Indonesia memanfaatkan sumber daya alam untuk rakyat.

>>> Kate Middleton Tersenyum Malu saat Dipuji Cantik oleh Ibu Pasien

Ia juga menyebut Indonesia memiliki cadangan geothermal, batubara, dan gas yang besar untuk mendukung kemandirian energi.