War Thunder Uji Coba Infanteri 128 Pemain dengan Peta Afrika Baru
Gaijin Entertainment bersiap meluncurkan tahap ketiga uji coba tertutup pertempuran infanteri War Thunder.
Pembaruan ini menghadirkan peta yang jauh lebih besar, dukungan hingga 128 pemain, kendaraan angkut pasukan, serta perubahan pada kelas prajurit.
>>> Patch Note Manor Lords Perbaiki Pathing dan Konsumsi Ale
Tahap pengujian berikutnya dijadwalkan mulai Juli dan akan menampilkan Kivu, medan perang baru yang terinspirasi dari lanskap Afrika Tengah.
Gaijin menyebut peta ini empat kali lebih besar dari lokasi yang digunakan dalam uji coba infanteri sebelumnya.
Kivu dirancang untuk pertempuran memperebutkan lima titik penangkapan terpisah.
Peta ini mendukung pertandingan dengan hingga 128 pemain secara bersamaan, menggabungkan pertempuran infanteri dengan tank, helikopter, dan kendaraan antipesawat yang sudah dikenal di War Thunder.
Perangkat keras militer yang tersedia meliputi tank tempur utama M1A2 SEP V2 Amerika dan T-90M Rusia, bersama dengan pesawat dan kendaraan pendukung seperti AH-64A Apache, Mi-28N, 2S6 Tunguska, dan LAV-AD.
Pemain infanteri juga akan memiliki akses ke senjata modern yang digunakan Amerika Serikat dan Rusia.
Sistem Respawn dan Kendaraan Angkut Pasukan
Untuk memudahkan navigasi di medan perang yang lebih luas, Gaijin menguji sistem respawn yang direvisi.
Pemain dapat kembali ke pertempuran dari titik penangkapan yang sudah dikuasai tim mereka, tidak lagi terbatas pada basis awal.
War Thunder juga menambahkan kendaraan angkut pasukan untuk pertama kalinya dalam pertempuran infanteri.
Kendaraan ringan ini dapat membawa hingga lima prajurit, memungkinkan regu bergerak lebih cepat antar sasaran atau mencapai area yang diperebutkan sebelum musuh membangun posisi bertahan.
>>> AS Dorong Samsung dan SK Hynix Perluas Produksi Chip Memori di Negeri Paman Sam
Update Terbaru
Teddy Swims Putus dengan Kekasih Setelah Setahun Punya Anak
Jumat / 10-07-2026, 22:50 WIB
Orang Tua Nolan Wells Tuntut Investigasi Transparan atas Kematian Putranya
Jumat / 10-07-2026, 22:50 WIB
CORTIS: Grup K-Pop yang Mendobrak Formula dengan Kebebasan Kreatif
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Prabowo Puji Prajurit TNI 13 Kali Beruntun Juara Menembak di Australia
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Momen Timnas Mesir Disambut Hangat usai Ukir Sejarah di Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Mahasiswa FEB USU Diduga Lecehkan Puluhan Korban, Kampus Janji Tindak Tegas
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Yamal Bicara Skenario Impian Lawan Messi di Final Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Polisi Periksa 15 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Call of Duty: Black Ops 1 dan 2 Dikabarkan Tak Akan Hadir di Nintendo Switch
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Visual Utama Pekopon Invasion Musical Sgt. Frog Dirilis, Pertunjukan September di Tokyo
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Sekuel The Infinite and the Divine Diumumkan, Trazyn dan Orikan Kembali
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Marinir AS Akhiri Operasi Terakhir Kendaraan Amfibi AAV
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Aplikasi Samsung Voice Recorder Akan Dapatkan Transkripsi Cloud dan Perbaikan UI
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
Jumat / 10-07-2026, 22:45 WIB







