Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBVSI, Loudry Maspaitella, menyatakan tim voli Korea Selatan akan bertandang ke Indonesia untuk menghadapi Timnas Voli Putri Indonesia.

Loudry belum dapat memastikan apakah tim yang dimaksud adalah tim nasional atau klub. Pertandingan rencananya digelar pada awal Agustus 2026.

>>> Babak I: Mbappe Gagal Penalti, Prancis vs Maroko Imbang 0-0

"Jadi setelah pulang dari SEA V Cup, mereka [Timnas Voli Putri Indonesia] akan pulang awal Agustus dan belum tahu jadi atau tidak, sebelum turnamen AVC Continental itu akan ada ekshibisi," ujar Loudry.

"Rupanya tim Korea itu akan datang ke sini entah tim nasionalnya atau salah satu klub," kata Loudry setelah pelepasan Timnas Voli Indonesia di Sentul, Bogor, Kamis (9/7).

Soal lokasi, Loudry menyebut Medan bakal dipilih menjadi arena penyelenggaraan. Namun ia belum bisa menjelaskan lebih rinci tempat yang dimaksud.

"Karena setelah ekshibisi itu selesai, kami tidak ke Jakarta dan langsung ke AVC," ucap mantan pemain Timnas Voli Indonesia tersebut.

Sebelum tim Korea ke Indonesia, Timnas Voli Putri Indonesia mendapat undangan dari federasi voli Korea Selatan (KOVO) untuk menjalani tiga laga persahabatan pada 23-26 Juli 2026.

Deretan agenda itu adalah bentuk persiapan Timnas Voli Putri Indonesia untuk turnamen penting seperti SEA V Cup, Asian Volleyball Continental Championships, dan Asian Games.

>>> Kejagung Hormati Penggeledahan Polri, Minta Publik Tak Bangun Opini

Loudry berharap para atlet bisa maksimal di semua kompetisi. Terutama Asian Volleyball Continental Championships sebagai tiket menuju Piala Dunia Voli Wanita 2027 dan Olimpiade 2028.

Untuk lolos ke Piala Dunia Voli Wanita 2027, tim harus finis tiga besar Asian Volleyball Continental Championships. Sedangkan tiket otomatis Olimpiade 2028 hanya didapat jika menjadi juara.

"Asian Continental [Championships] itu turnamen kelas satu di Asia. Karena ada negara-negara yang ikut VNL seperti Jepang, China, dan Thailand," ucap Loudry.

Ditanya target, Loudry menyebut delapan besar jadi ambisi untuk tim Merah Putih. Dengan pertimbangan kapasitas tim dan peta persaingan, target tersebut dianggap realistis.

"Indonesia harus masuk ke delapan besar.

>>> Dokter Tifa Beberkan Dua Kelemahan Laporan Kasus Ijazah Jokowi

Itu target kasar yang dibebankan ke tim putri senior," ujarnya soal target yang dibebankan kepada Syelomitha Afrilaviza dan kawan-kawan.