AS Dorong Samsung dan SK Hynix Perluas Produksi Chip Memori di Negeri Paman Sam
Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Howard Lutnick, secara terbuka meminta Samsung dan SK Hynix untuk meningkatkan investasi produksi chip memori di Amerika Serikat.
Pernyataan itu disampaikan Lutnick dalam sebuah acara yang digelar oleh Micron Technology, perusahaan chip memori asal AS.
>>> Pemburu Harta Karun Amatir Temukan Harta Karun Zaman Besi Terbesar di Inggris
Lutnick menekankan bahwa Micron saat ini gencar memperluas produksi chip memori di dalam negeri.
Ia menilai Samsung dan SK Hynix sebagai kompetitor asal Korea Selatan tidak punya pilihan selain mengikuti langkah tersebut.
"Mereka tidak punya pilihan selain mengikuti," ujar Lutnick, seraya menambahkan bahwa ia tengah berdiskusi aktif dengan para eksekutif kedua raksasa memori Korea itu mengenai rencana ekspansi.
Lutnick mengakui langkah ini mungkin menimbulkan gesekan domestik, dan Micron mungkin tidak terlalu senang melihat pesaing terbesarnya meningkatkan investasi di negara asal Micron.
Namun, menurutnya, hal ini demi "memperkuat rantai pasokan semikonduktor Amerika."
>>> Lebah dengan Otak Lebih Kecil dari Biji Wijen Mampu Berhitung dan Bernalar Simbolik
Pasokan Chip Memori Jadi Hambatan AI
Pasokan chip memori disebut menjadi hambatan signifikan dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Saat ini hanya ada tiga perusahaan di dunia yang mampu memproduksi chip memori dalam jumlah besar: Samsung, SK Hynix, dan Micron.
Ketiganya menjadi pemasok utama untuk kebutuhan AI.
Samsung sebenarnya telah menginvestasikan miliaran dolar untuk membangun fasilitas manufaktur baru di AS. Namun, investasi tersebut sejauh ini ditujukan untuk memproduksi chip bagi perusahaan lain dengan proses canggih.
>>> Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Semangat Terang Kala Pelita
Samsung cenderung mempertahankan produksi chip memorinya di Korea Selatan. Belum jelas apakah perusahaan itu akan memperluas jejak produksi memorinya ke Amerika Serikat.
Update Terbaru
Pria Florida Bakar Restoran dengan Tabung Propana, Terekam CCTV
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Dukungan untuk Justin Baldoni dari Bintang 'Jane the Virgin' Usai Bicara Soal Blake Lively
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Veda Ega Pratama Puas Jadi Tercepat di Practice Moto3 Jerman
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Teddy Swims Putus dengan Kekasih Setelah Setahun Punya Anak
Jumat / 10-07-2026, 22:50 WIB
Orang Tua Nolan Wells Tuntut Investigasi Transparan atas Kematian Putranya
Jumat / 10-07-2026, 22:50 WIB
CORTIS: Grup K-Pop yang Mendobrak Formula dengan Kebebasan Kreatif
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Prabowo Puji Prajurit TNI 13 Kali Beruntun Juara Menembak di Australia
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Momen Timnas Mesir Disambut Hangat usai Ukir Sejarah di Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Mahasiswa FEB USU Diduga Lecehkan Puluhan Korban, Kampus Janji Tindak Tegas
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Yamal Bicara Skenario Impian Lawan Messi di Final Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Polisi Periksa 15 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Call of Duty: Black Ops 1 dan 2 Dikabarkan Tak Akan Hadir di Nintendo Switch
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Visual Utama Pekopon Invasion Musical Sgt. Frog Dirilis, Pertunjukan September di Tokyo
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Sekuel The Infinite and the Divine Diumumkan, Trazyn dan Orikan Kembali
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB







