Marinir AS Akhiri Operasi Terakhir Kendaraan Amfibi AAV

Kendaraan amfibi serbu (AAV) Marinir Amerika Serikat yang terakhir menjalani latihan lapangan terakhirnya di Rumania bulan lalu.
Latihan tersebut merupakan bagian dari Exercise Sea Breeze 26 yang diikuti oleh Batalion Amfibi Serbu ke-4.
>>> Aplikasi Samsung Voice Recorder Akan Dapatkan Transkripsi Cloud dan Perbaikan UI
Batalion tersebut merupakan unit terakhir yang masih mengoperasikan kendaraan yang secara resmi sudah pensiun itu.
Setelah latihan ini, seluruh AAV akan dipensiunkan secara permanen dan dialihkan ke mitra asing, kata Kapten Steven J.
Keenan, juru bicara Marinir.
Letkol Nishan Campbell, komandan batalion, mengatakan ia menghabiskan seluruh kariernya sebagai 'Amtracker' di posisi kendaraan amfibi.
Ia menggambarkan kehidupan bersama AAV membutuhkan pola pikir yang fundamental dalam budaya Marinir: 'merangkul penderitaan'.
"Sungguh menyebalkan saat menjalaninya, tetapi menjadi yang terbaik saat kembali dan memikirkan betapa menyebalkannya itu. Kalian semua menderita bersama," kata Campbell dalam rilis berita Marinir.
Setelah Rumania, Marinir tidak akan lagi menggunakan kendaraan tersebut untuk penempatan, operasi, latihan, atau kegiatan pelatihan. Korps telah beralih ke kendaraan tempur amfibi beroda delapan.
"Marinir dapat terus melatih pasukan mitra dalam penggunaan AAV, tetapi tidak akan menggunakan AAV dalam formasi Marinir," kata Keenan kepada Task & Purpose.
Tahun lalu, Marinir secara resmi pensiunkan kendaraan amfibi serbu di unit aktif.
>>> Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
Batalion ke-4 terus menggunakan sejumlah kecil AAV untuk pelatihan darat dan latihan bilateral di luar negeri yang telah direncanakan sebelumnya.
Kendaraan beroda rantai seberat 25 hingga 30 ton ini pertama kali digunakan Marinir pada tahun 1972.
Update Terbaru
Bernostalgia dengan iPod Lewat Aplikasi NostalgicPod, Pemutar Musik Retro Modern
Jumat / 10-07-2026, 22:56 WIB
Jenazah Remaja 18 Tahun yang Hilang di Mississippi Diduga Ditemukan
Jumat / 10-07-2026, 22:56 WIB
Pria Florida Bakar Restoran dengan Tabung Propana, Terekam CCTV
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Dukungan untuk Justin Baldoni dari Bintang 'Jane the Virgin' Usai Bicara Soal Blake Lively
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Veda Ega Pratama Puas Jadi Tercepat di Practice Moto3 Jerman
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Teddy Swims Putus dengan Kekasih Setelah Setahun Punya Anak
Jumat / 10-07-2026, 22:50 WIB
Orang Tua Nolan Wells Tuntut Investigasi Transparan atas Kematian Putranya
Jumat / 10-07-2026, 22:50 WIB
CORTIS: Grup K-Pop yang Mendobrak Formula dengan Kebebasan Kreatif
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Prabowo Puji Prajurit TNI 13 Kali Beruntun Juara Menembak di Australia
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Momen Timnas Mesir Disambut Hangat usai Ukir Sejarah di Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Mahasiswa FEB USU Diduga Lecehkan Puluhan Korban, Kampus Janji Tindak Tegas
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Yamal Bicara Skenario Impian Lawan Messi di Final Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Polisi Periksa 15 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Call of Duty: Black Ops 1 dan 2 Dikabarkan Tak Akan Hadir di Nintendo Switch
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB







