Justin Verlander, pelempar Detroit Tigers, mengumumkan pada Rabu (8/7/2026) bahwa karier MLB-nya selama 21 musim akan berakhir setelah musim ini.

Keputusan itu diambil setelah musim yang penuh cedera saat ia kembali ke tim lamanya.

>>> Pebalap Top Ramaikan Scottish Open 2026 di The Renaissance Club

Verlander yang berusia 43 tahun hanya tampil sekali pada 30 Maret sebelum mengalami cedera pinggul kiri dan hamstring kiri.

Meski demikian, Komisaris MLB Rob Manfred menunjuknya sebagai legacy selection untuk All-Star Game ke-10 pada hari yang sama.

"Musim ini menantang saya dengan cara yang belum pernah saya alami, baik secara fisik maupun mental," kata Verlander.

Pengumuman ini mengakhiri upayanya meraih 300 kemenangan, dengan catatan 266 kemenangan karier.

Mantan pemain dan rekan sezaman mengakui sulitnya mencapai umur panjang di era baseball modern.

"Itu tidak mengurangi rasa kagum pada seseorang seperti Justin," kata Jim Palmer, Hall of Fame Baltimore Orioles.

Palmer mencatat bahwa ekspektasi terhadap starter telah berubah drastis sejak era 1970-an.

>>> Zendaya Tampil Memukau dengan Gaun Louis Vuitton Kustom di Premiere Paris

Gerrit Cole, pelempar New York Yankees dan mantan rekan setim Verlander di Houston, memuji kemampuannya beradaptasi.

"Dia berhasil berkembang di dua versi MLB yang berbeda," kata Cole.

Cole menekankan bahwa Verlander adalah pelempar MLB terakhir yang melempar 250 inning dalam satu musim.

Logan Webb dari San Francisco Giants mengingat mentalitas kompetitif Verlander di inning akhir.

"Saat di inning ketujuh, dia selalu ingin kembali untuk inning kedelapan, meski sudah 110 lemparan," kata Webb.

Verlander sebelumnya mengakui kemungkinan cedera mengakhiri karier pada 2014 setelah operasi otot inti.

>>> Taylor Twellman Kritik Konferensi Sepak Bola Kampus Hambat Pembinaan Pemain USMNT

"Untuk pertama kalinya, saya melihat akhir dari garis," katanya saat itu.