METRO Department Store resmi menambah koleksi produk fashion UMKM di jaringannya. Sebanyak 11 brand baru bergabung, mencakup busana wanita, pria, dan kasual.

Peluncuran ini dilakukan bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Perdagangan dan METRO di gerai Trans Studio Mall Cibubur, Kamis (9/7).

>>> Erdogan Beri Oleh-oleh Pistol ke Kepala Negara usai KTT NATO

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem pemasaran produk UMKM agar bisa menembus ritel modern.

Acara bertajuk "Launching Akses Pasar Produk UMKM ke Jaringan METRO Department Store" dihadiri Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Presiden Komisaris METRO Anita Ratnasari Tanjung.

Sebelas pelaku UMKM yang produknya lolos kurasi turut hadir, bersama 40 UMKM lain yang akan masuk tahap kurasi berikutnya.

Penandatanganan MoU antara Kemendag dan METRO serta kontrak dagang dengan 11 UMKM menjadi agenda utama.

Dengan kerja sama ini, produk-produk tersebut bisa dipajang di 14 gerai METRO di seluruh Indonesia. Berikut daftar brand yang tersedia:

– Yusuf (busana pria) – Jemma Modest (busana wanita) – Bhumitala (busana wanita) – HRGALL (busana wanita) – Karimake (busana wanita) – Lavanya (busana wanita) – Dots Indonesia (busana wanita) – Cylvies (busana wanita) – Cya Wardrobe (busana wanita) – Bersama Teman Hidup (busana kasual) – Bendera (busana kasual)

>>> Veda Ega Antusias Sambut Moto3 Jerman di Sachsenring

Anita Tanjung menegaskan bahwa produk UMKM yang masuk telah melalui kurasi ketat dan kualitasnya tidak kalah dengan brand asing.

"Produk-produk UMKM yang sudah ada di Metro tentunya sudah dikurasi terlebih dahulu dan kualitasnya sudah sangat baik," ujarnya.

Ia juga menyebutkan kemudahan transaksi berkat ekosistem CT Corp.

Pelanggan bisa mendapatkan diskon 10 persen melalui Bank Mega, Bank Mega Syariah, dan Allo Bank, serta diskon 20 persen untuk pengguna Allo Paylater.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menambahkan bahwa produk UMKM yang masuk METRO sudah siap bersaing. "Kita ingin pasar kita yang besar diisi produk lokal.

>>> DTKJ Usul Tiket Langganan Transjakarta dari Sepekan hingga Sebulan

Kalau sudah masuk Metro, berarti sudah bisa bersaing dengan produk asing," katanya.