Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan disebut memberikan pistol dan sekotak amunisi kepada setiap kepala negara anggota NATO yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Ankara.

Dua pejabat Uni Eropa mengonfirmasi bahwa Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menerima hadiah perpisahan tersebut.

>>> Veda Ega Antusias Sambut Moto3 Jerman di Sachsenring

Salah satu sumber mengatakan tim keamanan Costa membawa pistol itu untuk diperiksa.

"Kami akan mengikuti prosedur Belgia untuk membawa ke Belgia dan kemudian kami akan menyimpan sesuai dengan persyaratan keamanan yang ditetapkan Sekretariat Jenderal Dewan," kata sumber itu kepada Politico.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga menyampaikan hal serupa.

Ia menyebut pistol itu bertuliskan nama-nama para pemimpin dan disertai amunisi, demikian laporan Press Association yang dikutip AFP.

>>> DTKJ Usul Tiket Langganan Transjakarta dari Sepekan hingga Sebulan

Namun, Starmer mengatakan harus meninggalkan hadiah tersebut di Turki karena jika dibawa ke Inggris akan dianggap ilegal. Erdogan sebelumnya sudah mencabut kontrol ekspor senjata itu.

Kantor PM Inggris belum merilis gambar atau memberi pernyataan resmi terkait hal tersebut. Turki juga belum memberi komentar.

KTT NATO berlangsung di Ankara pada 7-8 Juni. Seluruh kepala negara anggota termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump hadir dalam pertemuan puncak itu.

>>> Charlie Sheen Bayar Rp8 Miliar untuk Tunggakan Tunjangan Anak

Sederet tamu undangan juga terlihat hadir, di antaranya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung.