Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan agar Transjakarta menyediakan tiket berlangganan dengan masa berlaku tujuh hari, 14 hari, dan satu bulan.

Ketua DTKJ DKI Jakarta Sugihardjo mengatakan skema ini diharapkan memudahkan masyarakat dan menghemat biaya transportasi bagi penumpang rutin, terutama di tengah rencana kenaikan tarif.

>>> Charlie Sheen Bayar Rp8 Miliar untuk Tunggakan Tunjangan Anak

"DTKJ juga mengusulkan diberlakukannya tarif berlangganan Transjakarta, yakni Rp200.000 untuk satu bulan, Rp90.000 untuk 14 hari, dan Rp45.000 untuk tujuh hari," kata Sugihardjo di Jakarta, Kamis (9/7) seperti dikutip dari Antara.

Usulan Tarif Berbasis Waktu

Selain tiket langganan, DTKJ juga mengusulkan sistem tarif berbasis waktu.

Untuk layanan di dalam wilayah DKI Jakarta yang mencakup BRT, non-BRT, dan Mikrotrans, tarif diusulkan Rp5.000 dengan masa berlaku tiga jam.

Artinya, penumpang bisa berpindah layanan Transjakarta selama tiga jam tanpa membayar tarif lagi, bukan hanya untuk satu kali perjalanan seperti sistem saat ini.

Untuk layanan Transjabodetabek, DTKJ mengusulkan tarif Rp10.000 dengan masa berlaku tiga jam, mencakup Transjabodetabek, Transjakarta, Mikrotrans, hingga Trans Bandara.

>>> Kemnaker Pastikan Penyandang Disabilitas Ikut Program Magang Hub

Dengan usulan tersebut, masyarakat diharapkan merasakan manfaat lebih besar jika nantinya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menaikkan tarif Transjakarta.

Sugihardjo mengatakan pihaknya menilai penyesuaian tarif perlu dipertimbangkan karena tarif Transjakarta sebesar Rp3.500 tidak berubah sejak 2005.

Selama 21 tahun terakhir, biaya hidup terus meningkat, begitu juga jaringan layanan Transjakarta yang kini menjangkau sekitar 93 persen wilayah Jakarta.

Kendati demikian, DTKJ menegaskan kenaikan tarif nantinya harus diimbangi dengan peningkatan layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

>>> Prancis vs Maroko: Waspada Gol Cepat Les Bleus

"Berapapun kenaikan tarif yang nantinya akan ditetapkan, DTKJ mengusulkan adanya nilai tambah peningkatan layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, baik berupa penambahan waktu pemanfaatan tiket maupun perluasan layanan yang lebih terintegrasi," ujar Sugihardjo.