Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menghitung ulang subsidi tarif Transjakarta dan Transjabodetabek sebelum menentukan tarif final kedua moda transportasi publik tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembahasan kenaikan tarif bersama DPRD DKI sudah memasuki tahap akhir. Ia juga mengungkapkan adanya kemungkinan penambahan golongan penerima transportasi umum gratis.

>>> Operasi Anti-Korupsi Besar-besaran di Irak, Petugas Sita Celana Dalam Emas

"Memang betul, sekarang ini kami sedang mengkaji di tahap-tahap akhir yang kemarin ada 15 golongan yang kita gratiskan.

Kalau nanti akan ada penyesuaian harga, maka pasti ada golongan yang akan terkena," kata Pramono di Jakarta Pusat, Kamis (9/7).

Jumlah tambahan penerima layanan gratis masih belum dipastikan. Hasil kajian usulan penambahan enam golongan akan diumumkan dalam waktu dekat.

>>> Aplikasi Money Lover Bantu Kelola Keuangan Lebih Teratur dan Visual

Enam Golongan yang Diusulkan

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Sugihardjo mengatakan usulan penambahan enam golongan penerima layanan gratis menjadi salah satu rekomendasi pihaknya di tengah pembahasan kenaikan tarif.

Menurutnya, perluasan penerima layanan gratis bisa membantu masyarakat bawah yang sangat memerlukan bantuan.

>>> Waymo Laporkan Dua Remaja ke Polisi karena Minum Alkohol dan Tembak Senjata Mainan

Adapun enam golongan baru yang diusulkan adalah pendamping penyandang disabilitas berat, pasien rujukan rutin, pelajar/mahasiswa tidak mampu di luar penerima KJP dan KJMU, pencari kerja aktif, korban bencana atau kebakaran yang sedang dalam masa pemulihan, serta pelaku usaha mikro binaan Pemprov DKI Jakarta.