4 Kebiasaan Malam yang Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
Kebiasaan sehari-hari, termasuk yang dilakukan di malam hari, dapat berkontribusi terhadap risiko penyakit jantung. Pola hidup yang buruk menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit jantung.
Beberapa aktivitas malam yang sering tidak disadari ternyata dapat memengaruhi kesehatan jantung. Berikut empat kebiasaan malam yang perlu diwaspadai.
>>> Dragon Ball Xenoverse 2 Future Saga Chapter 4 Rilis sebagai DLC Terakhir
1. Sering Terpapar Cahaya pada Malam Hari
Paparan cahaya pada malam hari tidak hanya mengganggu kualitas tidur, tetapi juga berdampak pada kesehatan jantung.
Sebuah penelitian dalam JAMA Network Open menemukan bahwa orang yang sering terpapar cahaya antara pukul 00.30 hingga 06.00 memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit arteri koroner, stroke, fibrilasi atrium, serangan jantung, hingga gagal jantung.
Para peneliti menduga cahaya malam mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Akibatnya, kualitas tidur menurun dan tubuh lebih rentan mengalami gangguan kardiovaskular.
Sebaiknya kurangi paparan cahaya terang dan penggunaan gawai menjelang tidur.
2. Tidur Terlalu Larut atau Sering Begadang
Kebiasaan tidur larut atau begadang juga meningkatkan risiko penyakit jantung.
Orang dengan kebiasaan ini, atau dikenal sebagai night owl, cenderung memiliki kesehatan jantung lebih buruk dibandingkan yang tidur lebih awal.
Penyebabnya karena jam biologis tubuh tidak selaras dengan jadwal aktivitas sehari-hari. Kondisi ini memengaruhi proses metabolisme yang berperan menjaga kesehatan jantung.
>>> Serial Anime Gundam Baru Akan Diungkap di San Diego Comic-Con 2026
Namun, tidur larut bukan satu-satunya penyebab; risikonya meningkat jika disertai kebiasaan hidup tidak sehat.
3. Jadwal Tidur yang Tidak Teratur
Selain tidur terlalu malam, jadwal tidur yang berubah-ubah setiap hari juga buruk bagi kesehatan jantung.
Orang yang tidur dan bangun pada jam tidak menentu lebih berisiko mengalami gangguan ritme sirkadian.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi tekanan darah, metabolisme tubuh, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
4. Kebiasaan Makan Larut Malam
Makan larut malam atau mengonsumsi makanan tidak sehat juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Selain memengaruhi berat badan, pola makan ini dapat meningkatkan kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.
>>> The Ghost in the Shell TV Anime Mulai Streaming Global, Soundtrack Rilis September
Dengan meminimalisir kebiasaan-kebiasaan tersebut, risiko penyakit jantung dapat dikurangi.
Update Terbaru
Inggris vs Norwegia: Morgan Rogers Desak Putus Suplai Bola ke Haaland
Kamis / 09-07-2026, 20:04 WIB
Wamensos: Tahapan Percepatan Sekolah Rakyat Tetap Sesuai Aturan
Kamis / 09-07-2026, 20:04 WIB
200 Ribu Kondom Palsu Asal China Beredar di Eropa, Begini Bahayanya
Kamis / 09-07-2026, 20:03 WIB
Prancis vs Maroko: Duel Pasca-Kolonial di Perempat Final Piala Dunia 2026
Kamis / 09-07-2026, 20:01 WIB
TVXQ's Yunho Pindah Venue Konser Solo di Seoul Akibat Protes Jamsil
Kamis / 09-07-2026, 20:00 WIB
Zo In-sung Pilih Tantangan daripada Jalur Aman demi Peran di 'Hope'
Kamis / 09-07-2026, 20:00 WIB
Prabowo Resmikan Peluncuran Biodiesel B50, Lanjutan Program Mandatori
Kamis / 09-07-2026, 20:00 WIB
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Piala AFF Wanita 2026
Kamis / 09-07-2026, 20:00 WIB
Jet Tempur Kawal Peti Ali Khamenei dari Irak ke Iran
Kamis / 09-07-2026, 20:00 WIB
Anita Tanjung: Porsi Produk Lokal di METRO Capai 60 Persen
Kamis / 09-07-2026, 20:00 WIB
Download dan Nonton Film Foufo (2026) di Bioskop Bukan LK21: Ketika Alien Mendarat di Kampung Rongsokan di Madura
Kamis / 09-07-2026, 20:00 WIB
Mitsuoka Bocorkan Teaser Roadster Retro Terbaru, Terinspirasi C1 Corvette
Kamis / 09-07-2026, 19:59 WIB
Bulog Usul Ganti Nama Beras SPHP Jadi Beras Kita, Harga Masih Sama?
Kamis / 09-07-2026, 19:58 WIB







