Bulog Usul Ganti Nama Beras SPHP Jadi Beras Kita, Harga Masih Sama?
Perum Bulog berencana mengubah merek beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi Beras Kita.
Meski demikian, harga jual produk baru tersebut belum ditetapkan dan masih menunggu keputusan pemerintah melalui rapat koordinasi terbatas (Rakortas).
>>> Deltarune Update 0.0.247 Rilis, Perbaiki Softlock dan Sesuaikan Pertarungan
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan rencana peluncuran Beras Kita Premium dan Beras Kita Medium telah disampaikan kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menurut dia, pergantian merek dilakukan agar produk beras pemerintah lebih mudah dikenali masyarakat, mengikuti penamaan produk lain seperti minyak goreng Minyakita.
"Tadi pagi kami sudah melapor ke Pak Mentan (Amran) rencana produk baru dari Bulog, yaitu Beras Kita Premium dan Beras Kita Medium.
Kami mengusulkan nama Beras Kita supaya lebih mudah dipahami dan lebih mengena di masyarakat," kata Rizal di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (9/7).
Ia menjelaskan merek baru tersebut akan menjadi identitas utama pada kemasan. Sementara itu, tulisan SPHP tetap dipertahankan, tetapi hanya sebagai penanda program pemerintah dengan ukuran yang lebih kecil.
Rizal bahkan berkelakar istilah SPHP selama ini kurang mudah diingat masyarakat sehingga Bulog ingin menghadirkan nama yang lebih sederhana dan mudah dikenal.
Bulog menargetkan produksi sekitar 2 juta ton Beras Kita untuk pasar komersial setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah.
Produksi itu diharapkan dapat dimulai secepatnya dan rampung paling lambat pada pertengahan tahun depan.
"Target (produksi) 2 juta ton. Harapannya bisa terealisasi tahun ini dan paling lambat sampai pertengahan tahun depan.
Begitu rakortas menyetujui, kami langsung produksi," ujarnya.
Meski identitas produk berubah, Rizal menegaskan harga Beras Kita belum diputuskan. Pemerintah masih akan membahas skema harga dalam rakortas yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
Update Terbaru
Pengadilan Banding AS Tolak Permintaan Trump Tunda Pembayaran ke Carroll
Kamis / 09-07-2026, 21:09 WIB
Pakar Hukum Dukung Langkah KortasTipikor Polri Usut Dugaan Korupsi dan TPPU
Kamis / 09-07-2026, 21:09 WIB
WMPP: Dari Rp208 ke Rp20, Kini Laba Rp141 Miliar dan Potensi Re-Rating
Kamis / 09-07-2026, 21:08 WIB
200 Nickname Game Cantik untuk Perempuan, Aesthetic dan Unik
Kamis / 09-07-2026, 21:08 WIB
Uji Coba Semua Asisten AI di Android, Hanya Satu yang Layak di Layar Utama
Kamis / 09-07-2026, 21:08 WIB
Fitur Pixel Ini Hampir Membuatku Meninggalkan Aplikasi Streaming Musik Favorit
Kamis / 09-07-2026, 21:07 WIB
Jessi Draper Balas Kritik soal Video MomTok, Konfirmasi Syuting Bareng Bintang Lain
Kamis / 09-07-2026, 21:07 WIB
BEM Unair Kirim Amicus Curiae ke MK, Tolak Pemotongan Anggaran Pendidikan
Kamis / 09-07-2026, 21:07 WIB
Maroko Wajib Kalahkan Prancis demi Sejarah Baru Afrika di Piala Dunia
Kamis / 09-07-2026, 21:07 WIB
AS-Iran Perang Lagi, Kemlu RI Serukan Semua Pihak Tahan Diri
Kamis / 09-07-2026, 21:07 WIB
Penggugat Stefon Diggs Serahkan Bukti Teks ke Pengadilan
Kamis / 09-07-2026, 21:04 WIB
Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Pembunuh 3 Anggota Polres Katingan
Kamis / 09-07-2026, 21:03 WIB
Harga BBM B50 Resmi Diluncurkan Prabowo, Ini Rinciannya
Kamis / 09-07-2026, 21:03 WIB
Kematian Nolan Wells: Keluarga Curiga Ada Kejanggalan, Termasuk Pesan Terhapus
Kamis / 09-07-2026, 21:01 WIB







