Saya telah mencoba berbagai asisten AI di perangkat Android, mulai dari ChatGPT, Grok, Copilot, hingga Amazon Alexa. Namun, hanya satu yang benar-benar layak menempati layar utama ponsel saya.

Setelah menggunakan Google Pixel 9 Pro XL, Gemini menjadi andalan saya. Asisten ini menangani berbagai tugas, mulai dari otomatisasi rutinitas rumah pintar hingga riset web mendalam.

>>> Fitur Pixel Ini Hampir Membuatku Meninggalkan Aplikasi Streaming Musik Favorit

Integrasi Gemini dengan ekosistem Google sangat mulus, membuat saya enggan beralih ke asisten lain.

Saya juga mencoba Bixby yang diperbarui di Samsung Galaxy Z Flip 7, dan hasilnya cukup mengejutkan.

Gemini Unggul Berkat Integrasi Google

Gemini unggul jauh dibandingkan kompetitor, terutama dalam integrasi mendalam dengan aplikasi Google.

Karena alur kerja saya bergantung pada Google Workspace, Gemini sangat efisien dalam mengambil informasi atau mencatat entri baru tanpa langkah berbelit.

Saya bisa meminta Gemini memindai Kalender untuk rapat mendatang, atau menyisir catatan Google Keep dan mengeditnya tanpa membuka aplikasi.

Gemini juga menangani fungsi telepon dasar seperti panggilan hands-free, menulis email, atau menjadwalkan pesan teks.

Fitur Gemini Live secara otomatis menjawab berdasarkan konten layar, tanpa perlu mengambil tangkapan layar. Dukungan multimodalnya juga kuat, mampu memproses gambar, video, dan berbagai file.

Saya mengandalkan Scheduled Actions untuk tugas berulang, seperti memindai email prioritas sebelum membuka ponsel di pagi hari.

Gemini juga praktis untuk manajemen rumah pintar berkat kemampuan memahami perintah kontekstual.

Namun, Gemini tidak sempurna. Asisten ini sering gagal menangani perintah dasar perangkat dan pengaturan sistem.

Misalnya, saat diminta menyalakan lampu kamar, Gemini malah mengajukan pertanyaan konfirmasi tentang pengaturan rumah.