Backup data ponsel secara berkala penting dilakukan untuk menghindari kehilangan data penting seperti foto, video, pesan, hingga pengaturan perangkat.

Kehilangan data bisa terjadi karena ponsel rusak, hilang, atau diganti. Dengan backup, data tetap bisa diakses meski terjadi insiden.

>>> Kepala Wasit FIFA Collina Bantah Tuduhan Mesir soal Pengaturan Laga Argentina

Cara Backup HP Android

Pengguna Android dapat mencadangkan konten, data, dan pengaturan ke Akun Google. Data cadangan bisa dipulihkan ke HP yang sama atau HP Android lain.

Google mengatakan proses pemulihan data bisa berbeda tergantung merek HP dan versi Android.

Cadangan dari versi Android yang lebih baru mungkin tidak dapat dipulihkan ke HP dengan versi lebih lama.

Sebelum mengaktifkan backup otomatis, Google menyarankan pengguna memakai kunci layar berupa PIN, pola, atau kata sandi.

Untuk mengaktifkan backup otomatis di Android, buka aplikasi Setelan, ketuk menu Google, lalu pilih Semua layanan.

Pilih jenis data yang ingin dicadangkan: Foto & video, Data perangkat, atau keduanya, lalu aktifkan opsi Backup.

Bagi yang ingin backup manual, buka Setelan > Google > Semua layanan. Pada bagian Backup dan pulihkan, ketuk Backup, lalu pilih Backup sekarang.

Cara Backup iPhone

Apple menyediakan dua metode resmi untuk mencadangkan iPhone, yakni lewat iCloud atau lewat komputer (Mac maupun Windows).

Backup lewat iCloud mencakup pengaturan perangkat, tata letak Home Screen, dan susunan aplikasi. Data ini biasanya tidak otomatis tersinkronisasi lewat metode lain.

Langkahnya: buka Settings, ketuk nama akun, pilih iCloud, lalu iCloud Backup. Aktifkan opsi Back Up This iPhone.

>>> Menperin Agus Gumiwang Bawa Industri Kimia RI Tembus Pasar Eurasia