Mantan pemain tim nasional sepak bola Amerika Serikat, Taylor Twellman, melontarkan kritik tajam terhadap konferensi atletik perguruan tinggi besar pada Rabu (10/7) dalam konferensi pers di Edgewood Tahoe Resort.

Ia menyebut konferensi seperti Southeastern Conference (SEC), Big Ten, dan Atlantic Coast Conference (ACC) gagal mendukung pengembangan sepak bola pria setelah timnas AS tersingkir dari Piala Dunia.

>>> Cara Menemukan dan Memindai Sandspear di Subnautica 2

Twellman berbicara menjelang turnamen American Century Championship di Stateline, Nevada.

Ia menilai kekalahan 4-1 AS dari Belgia di babak 16 besar terjadi karena sistem pembinaan dalam negeri tidak mendukung pemain berusia 17 hingga 21 tahun.

Menurutnya, konferensi-konferensi tersebut menguasai pengeluaran besar untuk nama, citra, dan kemiripan (NIL) tetapi tidak berinvestasi cukup pada sepak bola.

Twellman menyoroti komersialisasi olahraga muda yang membatasi akses bagi talenta dari kalangan kurang mampu. Ia membandingkan sistem Amerika dengan negara-negara seperti Prancis dan Argentina.

Ia menjelaskan bahwa jadwal pertandingan kampus yang kaku semakin menghambat perkembangan pemain dibandingkan standar global.

Kritik terhadap NCAA dan Jadwal Pertandingan

"Pertama, Title IX, di sisi putra, kami tidak memiliki tim di SEC. Jadi kami tidak memiliki tim di yang besar.

Lanskap kampus, saya tidak peduli apa kata orang... Saya tahu ini liga sungguhan.

Masih ada nilai nyata untuk memilikinya," ujar Twellman.

"NCAA telah memperlakukan sepak bola secara biadab... Anda bermain 20-an pertandingan dalam tiga bulan.

Sementara mereka mengubah jadwal bola basket, bisbol, sepak bola Amerika, kita semua tahu itu entitas sendiri. Setiap olahraga lain diperlakukan dengan hormat untuk evolusinya.

Ayah saya memainkan jadwal yang sama dengan yang saya miliki 20 tahun sebelumnya di kampus. Itu tidak masuk akal," tambahnya.