FIFA angkat bicara terkait protes keras Mesir atas kepemimpinan wasit Francois Letexier saat melawan Argentina. Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, menegaskan tuduhan 'pengaturan pertandingan' untuk Argentina tidak berdasar.

Collina menjamin integritas wasit sangat terjaga. "Kami memainkan 50% lebih banyak pertandingan dibanding Piala Dunia 2022, dan masih ada delapan laga besar lagi.

>>> Menperin Agus Gumiwang Bawa Industri Kimia RI Tembus Pasar Eurasia

Secara keseluruhan, kami senang," kata Collina.

Ia menambahkan, dengan banyaknya pertandingan dalam waktu singkat, wajar jika ada hal yang tidak berjalan sesuai harapan. Namun, Collina memastikan keputusan wasit Letexier sudah tepat dan diperkuat VAR.

"Diskusi konstruktif tentang keputusan akan selalu menjadi bagian dari sepak bola, tetapi tuduhan yang tidak berdasar tidak memiliki tempat dalam olahraga kita," ujar Collina dilansir dari The Independent.

Collina juga menegaskan bahwa tidak ada yang bisa mengklaim wasit FIFA dapat dipengaruhi oleh siapa pun, bahkan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino.

>>> Barang Sehari-hari yang Tak Lagi Saya Bawa Setelah Pakai Google Pixel

Hal ini merespons protes Mesir yang menilai wasit berpihak ke Argentina.

Pertandingan Argentina vs Mesir yang berakhir 3-2 memunculkan kontroversi. Argentina mendapat satu penalti dan satu gol Mesir dianulir.

Wasit juga beberapa kali mengabaikan pelanggaran pemain Argentina terhadap pemain Mesir.

Protes keras Mesir pun dilayangkan ke FIFA.

>>> Setelah Bertahun-Tahun Pakai NotebookLM, Saya Baru Tahu Fitur yang Bikinnya Tak Tergantikan

Namun, Collina menegaskan bahwa semua keputusan wasit telah sesuai prosedur dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun.