Perum BULOG menargetkan ketersediaan beras di Papua naik tiga kali lipat.

Target ini disampaikan Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, saat kunjungan kerja ke Gudang BULOG Argapura, Jayapura, Senin (6/7).

>>> Roberto Martinez Mundur sebagai Pelatih Portugal Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026

Rizal didampingi Direktur SDM dan Transformasi, Ade Prastya Nurdin. Mereka meninjau kondisi gudang, kualitas beras, dan kesiapan stok pangan di wilayah Papua.

Saat ini, stok beras BULOG di seluruh Papua mencapai sekitar 17 ribu ton. Sebanyak 985 ton di antaranya tersimpan di Gudang Argapura, Jayapura.

"Perputaran dan kebutuhan beras di Papua cukup tinggi.

Karena itu, kami menargetkan peningkatan ketersediaan stok beras di Papua hingga tiga kali lipat agar tidak ada lagi kekosongan maupun kekurangan beras di seluruh wilayah Papua," ujar Rizal.

>>> Drive By Shooting di Miramar Tewaskan Influencer Media Sosial

Dalam peninjauan, Rizal memeriksa langsung kualitas beras, mulai dari warna, berat setiap karung, hingga kondisi fisik. Hal ini untuk memastikan seluruh komoditas memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Ia menambahkan, BULOG akan terus mencari solusi untuk memperkuat sistem distribusi pangan, terutama ke wilayah dengan tantangan geografis.

"Papua memiliki tantangan distribusi yang tidak ringan.

Karena itu kami akan menghadirkan solusi yang lebih efektif, termasuk memperkuat sinergi dengan TNI yang memiliki armada darat, laut, dan udara agar distribusi beras dapat menjangkau seluruh wilayah Papua dengan lebih cepat dan optimal," kata Rizal.

>>> Aparat Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu oleh Kurir Aceh di Bandara Silangit

Melalui kunjungan ini, BULOG berkomitmen menjaga kualitas beras, memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), serta memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan hingga ke pelosok Papua untuk mendukung ketahanan pangan nasional.